Belajar Mempertahankan Cinta Sejati

Cover Jakarta Love Story

Cover Jakarta Love Story

Kalau dilihat dari list novel-novel yang pernah saya baca, ternyata saya tidak terlalu banyak membaca kisah cinta, apalagi yang ditulis oleh penulis lokal. Selama ini saya selalu berpikir, bahwa novel percintaan pasti ceritanya akan begitu-begitu saja, pasti akhirnya ya antara itu-itu saja. Tapi ya… mumpung ini tahun baru, saya berusaha mengubah cara berpikir. Jangan-jangan novel-novel yang kisahnya jarang saya baca itu justru memberikan banyak inspirasi kehidupan.

Dari sekian banyak novel yang saya pilih untuk membuka lembaran tahun 2014, novel Jakarta Love Story yang ditulis oleh mas Rudy Efendy adalah pilihan saya. Dari rangkuman kisah yang ada di halaman belakang novelnya, novel ini mengangkat kisah cinta yang berbeda dari biasanya. Ini adalah kisah cinta antara dua orang yang memiliki banyak pertentangan dengan kehidupan sosial masyarakat. Saya pikir, pasti penulisnya akan sangat sulit menggambarkan dua kisah cinta sesama jenis ini tanpa sebuah pengamatan dan penelitian yang cukup serius.

Dikisahkan, dua lelaki yang bertemu tidak sengaja dan akhirnya mereka merasakan hal yang sama, saling menyukai dan memiliki keinginan hidup bersama. Meski sebenarnya cinta itu dimulai dengan cinta bayaran di atas ranjang. Dua orang itu adalah Rifai dan Fabio. Tetapi di tengah jalan, banyak rintangan dan banyak cobaan yang menimpa keduanya. Baik persoalan pribadi, maupun terkait dengan keluarga. Bahkan, keduanya akhirnya memilih jalan sendiri-sendiri. Berpisah. Tetapi pada akhirnya, waktulah yang mempertemukan mereka kembali, bukan di Jakarta, tetapi di London.

Banyak tempat di Jakarta yang ditulis di novel ini. Karena saya tinggal di Jakarta, dan beberapa tempat yang digambarkan saya mengetahuinya, membuat saya lebih mudah memahami novel ini dan membuat imajinasi saya cepat terbentuk. Selain itu, kisahnya digambarkan lebih modern meskipun dengan gaya bahasa yang lebih formal dan santun, bahkan untuk menggambarkan bagaimana mereka bercinta. (btw, soal ini…saya selalu membaca dengan senyum-senyum sendiri… )

Jika membaca novel, saya biasanya membayangkan tokoh-tokohnya seperti apa. Salah satu hal yang masih membingungkan saya adalah penggambaran tokoh Rifai (dan tentunya tokoh teman-teman seusianya…). Dia adalah pemimpin perusahaan, dengan kekayaan melimpah, dan kisahnya diceritakan enam tahun setelah dia sekolah (SMA). Enam tahun setelah sekolah, berarti usianya sekitar 23 tahun. Tetapi yang ada di imajinasinya saya, Rifai ini seperti lelaki yang cara berpikirnya sekitar 35 – 40 tahun. Entah apa yang membuat saya berpikir seperti ini. Ini yang membuat saya bingung sampai di akhir cerita. Tapi ini tak menggagalkan cerita cintanya secara keseluruhannya.

Beberapa tokoh yang digambarkan sepertinya memiliki perawakan yang sama. Kata “bertubuh atletis” beberapa kali muncul untuk menggambarkan tokoh, sehingga saya kurang melihat kekhasan dan perbedaan setiap tokohnya. Tapi Mas Rudy menggambarkan tokoh-tokoh ini seperti hidup, saya mudah memahaminya, saya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Fabio, Jeanny, Gary, Liando, Wira. Beberapa cerita di dalamnya membuat saya cengar-cengir dengan meninggalkan kesan: “Dih!!! kurang ajar banget sih si Rifai itu…

Kisah ini memiliki inspirasi tersendiri untuk saya. Saya yakin, cinta sejati itu pasti ada. Kisah Jakarta Love Story ini mengajarkan pada kita akan pentingnya mempertahankan cinta sejati yang ingin kita raih. Jangan pernah mempermainkan perasaan dan kehidupan orang lain, yang pada akhirnya bisa menyakitkan dan menyiksa diri sendiri. Beberapa kali juga saya sebal dengan tokoh Rifai ini, karena dia bukan tipe tokoh yang setia. Kalau setia, dia pasti akan mempertahankan mati-matian siapa yang benar-benar dia cintai.

Saya bukan pembaca yang bisa menduga-duga sebuah kisah novel fiksi. Sehingga kisah inipun menjadi sangat baik jika ada di tangan saya, cerita-ceritanya penuh dengan kejutan. Salah satu yang saya kagum dari novel ini adalah akhir ceritanya yang tidak diduga-duga, mengagetkan, bahkan diceritakan hanya beberapa lembar sebelum novel ini selesai. Penasaran bagaimana ceritanya? Ya cobalah membacanya, hanya 480 halaman.

Credit photo: goodreads.com 

3 thoughts on “Belajar Mempertahankan Cinta Sejati

  1. Tks mas Anwar untuk review nya ya. Saya kasih koreksi sedikit ya utk review nya.
    1. Rifai dan Fabio bertemu kembali di Paris, bukan London
    2. Rifai lulus kuliah di London, bkn SMA. Umur Rifai sekitar 30-an. Terima kasih

    Salam, Rudy Efendy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s