Tips Melawan Deg-degan: Studi Kasus Lomba Paduan Suara

Kemenangan VOX ANGELORUM di ajang MCC 2013 - Jakarta

Kemenangan VOX ANGELORUM di ajang MCC 2013 – Jakarta

Memenangkan sebuah kompetisi adalah hal yang sangat membahagiakan bagi banyak orang. Bangga dengan membawa piala, tersenyum lebar karena membawa hadiah uang dan bisa berfoto-foto dengan riang gembira. Kira-kira begitulah gambaran keceriaan sebuah kemenangan. Apalagi jika kompetisi tersebut belum pernah kita ikuti sebelumnya. Ya kan? VOX ANGELORUM, paduan suara yang saya ikuti selama ini, kembali menang sebagai juara di kompetisi paduan suara, Magnificat Choir Competition 2013. VOX berhasil meraih juara 2 kategori Championship.

Seumur hidup, baru kali ini saya mengikuti kompetisi paduan suara. Kalau VOX sih sudah banyak ikut kompetisi. Ya secara, baru kali ini juga saya mengikuti kegiatan paduan suara yang rutin. Deg-degannya sih banget. Udah lama juga ga merasakan ikut kompetisi, apalagi kompetisi yang sifatnya berkelompok begini. Hihihi…

Tapi saya akan bagikan sebuah tips agar kawan-kawan siap untuk menghadapi kompetisi paduan suara. Begini… : 

1.       Santaiiii sajaa… Caranya? Ambil Kameramu dan Berfoto-foto.

Sebelum tampil. Kita perlu santai. Lalu caranya gimana? Ambil kamera, ajak teman-teman untuk berfoto bersama. Cari

Foto-foto ala Tenor. Paling oke nih kayaknya.

Foto-foto ala Tenor. Paling oke nih kayaknya.

lokasi foto yang terbaik dan carilah pose terbebas yang ingin dilakukan. Berfoto, mendiskusikan foto, dan menertawakan sebuah gaya pose foto, membuat kita lupa bahwa kita akan berkompetisi. Hasilnya? Tegangnya ilang, deg-degannya berkurang. Asal jangan sampe lagu yang ingin ditampilkan lupa semua, bisa gassswaattt…

2.       Tersenyum. Giranglah.

Di panggung, tersenyum adalah kewajiban. Lalu? Kalau sebelum manggung, berarti tidak boleh? Justru sebelum manggung, kita harus sudah terseyum lebar dan girang. Tertawakanlah make-up temanmu yang norak. Tertawakanlah bajumu yang belum sempat disetrika. Tertawakanlah lawanmu yang ternyata banyak yang menor. Tertawa sih boleh, tapi jangan kebanyakan. Kalau kebanyakan, penyakit gila akan merasuk… Cukup tersenyum, giginya boleh kelihatan, tapi gusinya ga perlu ditunjukkan. Nah… begitu lebih baik…

3.       Minum. Tarik Nafas. Kendorkan sabuk.

Paduan Suara - Vox Angelorum

Paduan Suara – Vox Angelorum

Minum adalah salah satu cara untuk mengurangi ketegangan. Minumlah secukupnya. Jangan terlalu banyak, apalagi segalon. Ga bermanfaat juga, malah jadi beser ketika di panggung. Cukup sedikit saja untuk sekedar melegakan tenggorokan. Minumlah air putih, jangan air jamban. Jijik tau! Setelah minum, jangan lupa tarik nafas dalam-dalam, dan buang sejauh-jauhnya. Tapi buangnya biasa aja, jangan sampe keluar seludah-ludahnya, apalagi kena muka temenmu. Ntar kena tonjok. Kendorkan sabuk juga. Karena kalau terlalu kencang, susah nafasnya. Kenyamanan pakaian adalah hal yang penting. Jangan sampai gara-gara pakaian, semuanya akan hancur berantakan. Apalagi tali kolor melorot. Bahaya, bung!!!

 4.       Berdoa. Jangan ditutup doanya.

Tak bisa dipungkiri. Kekuatan doa itu luar biasa, kawan. Jadi jangan meremehkan aktivitas ini dalam menghadapi sebuah kompetisi. Berdoalah sebelum maju untuk berperang di atas panggung. Nah, ini yang diajarkan pelatih saya, Henry E.P. Sutjipto. Berdoa…dan doanya jangan ditutup sampai selesai maju. Setelah turun panggung, barulah doanya ditutup. Aura malaikat yang membantu itu sangat terasa ketika doanya ga ditutup. Serasa kita masih ditemani oleh para pelindung kita di atas sana. Sepertinya model penguatan hati dengan cara seperti ini akan saya lakukan ketika saya akan menghadapi kompetisi. Mujarab bin efektif.

Kira-kira begitu tips saya dalam menghadapi ke-deg-degan-nan sebuah kompetisi. Tapi sialnya, yang bikin lebih deg-degan itu bukan tampilnya, tapi pengumumannya. Semacam ada yang terus mendesir lewat di hati ini… (halah… apadeh). Apalagi, kalau jeda untuk pengumumannya lambretaaaaaa… (baca: lamaaaaaaaa beuut). Tapi semuanya memang akan indah pada waktunya kok. Ternyata kami menang. Dan saya sih lebih senang, karena akhirnya bisa mengalahkan diri sendiri untuk mengatasi kecemasan hati ini… (haiyaaah…)

Credit photo: punya ci’elis & koleksi pribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s