JELAJAH PULAU TIMOR [BAGIAN 3]: PANTAI WINI DI PERBATASAN INDONESIA

Pantai Wini

Indahnya Pantai Wini

Kalau disuruh memilih pantai atau pegunungan, saya tetap kekeuh memilih pantai? Mengapa? Bagi saya, bermain air itu memang lebih menyenangkan. Kalau di pegunungan, bawaannya pasti cuma pengen tidur karena cuaca yang dingin.

Nah, sejak saya merencanakan ke Pulau Timor, saya memang sudah ‘ngidam’ untuk mengunjungi pantai-pantai di Pulau Timor. Akhirnya, dalam perjalanan saya selanjutnya di ujung timur Indonesia ini, saya menyempatkan diri untuk ber’dharmawisata’ ke sebuah pantai di Timor, namanya Pantai Wini.

***

Pantai Wini adalah sebuah pantai di Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Ibukota Kabupaten ini ada di Kefamenanu. Dari kota kabupaten Kefamenanu ini, jaraknya sekitar 65 km. Jauh juga sih. Saya berangkat dari Miomaffo Timur. Saya pikir, jaraknya dekat, karena toh masih dalam satu area kabupaten dan hanya beda kecamatan. Namun saudara-saudara… di Timor itu meskipun orang bilang dekat, jauhnyaaaaaaa minta ampun deh…

Saya berangkat bersama saudara dan teman-teman. Sebagian besar naik mobil bak terbuka, sebagian juga naik sepeda motor.

Bersiap berangkat ke Pantai Wini. Meski cuma naik mobil bak terbuka... semua nggaya dulu dong...

Bersiap berangkat ke Pantai Wini. Meski cuma naik mobil bak terbuka… semua nggaya dulu dong…

Karena saya ingin lebih cepat sampai dan ingin mendapatkan suasana yang nyaman untuk melihat-lihat pemandangan, maka saya putuskan untuk menggunakan sepeda motor. Panas sih, tapi pemandangannya cukup menyenangkan.

Jangan berharap ada sinyal di sepanjang perjalanan Kefa ke Pantai Wini ya. Karena semua sinyal mati alias SOS. Heran juga, banyak penduduk yang tinggal di daerah situ. Berarti memang mereka kebanyakan tidak menggunakan handphone kali ya. Hehehe…  Selain pemandangan gunung, banyak rumah-rumah tradisional yang masih bisa kita lihat di sepanjang perjalanan menuju pantai wini. Hati-hati kalau ban gembos atau bocor di sini, karena tidak akan menemukan tukang tambal ban di sepanjang perjalanan. Alias, harus dorong layaknya odong-odong.. hehehehe

Sampai di daerah pantai Wini, saya diajak oleh saudara untuk ke rumah temannya dulu. Mencari kelapa muda dan minum kelapa muda yang segar. Pukul 12 siang, panas-panas, minum kelapa muda…

Perjalanan menuju pantai

Perjalanan menuju pantai

Ahhhh… segarnya. Yang memanjat pohon kelapa adalah saudara saya, si Buan Talan. Ternyata dia pandai memanjat dan mencari buah kelapa lho… Hehehehe… Setelah puas untuk minum kelapa muda. Kami melanjutkan untuk ke berwisata ke Pantai Wini. Hanya 3 menit dari lokasinya. Dan tahukah Anda? Banyak penduduk di area tersebut yang memiliki motor, tetapi motornya tidak memakai plat kendaraan. Hahahaha..dan itu buanyaaaaaaaaak sekali. Mungkin mereka malas mengurus nomor kendaraan, karena toh di situ tidak ada polisi lalu lintas dan toh juga mereka hanya menggunakan motor di sekitaran pantai saja.

Pantai Wini adalah pantai yang menghadap Laut Timor. Pasir putihnya dan bebatuan yang masih berwarna-warni membuat keindahan pantai ini begitu terasa. Saat itu, suasana pantai juga tidak terlalu ramai. Kalau kita berjalan 1 km lagi, kita sudah sampai di perbatasan Oeccusi, salah satu Distrik di Timor Leste yang bagiannya agak terpisah dari Provinsi Timor Timur dulu. Di Pantai, saya bertemu dengan seorang bapak yang menceritakan dirinya dulu adalah penduduk Timor Leste di daerah Oeccusi, kemudian lari menjauh dan sekarang tinggal di sekitaran Pantai Wini ini. Dia sudah menjadi warga Negara Indonesia.

Keceriaan di Pantai Wini... senangnya si anak-anak Timor ini... hahahahaha

Keceriaan di Pantai Wini… senangnya si anak-anak Timor ini… hahahahaha

Di pinggir pantai Wini terdapat sekelompok makam. Mungkin makam-makam penduduk yang ada di wilayah tersebut.  Saya sempat memotret lokasinya… Dan waktu ke sana, ada beberapa anak-anak asli daerah pantai tersebut. Saya mencoba memotret keceriaan mereka ketika berada di pantai.

Kebetulan lagi, ketika kami sampai di sana, pasar ikannya sedang tutup. Padahal kami ingin bakar-bakaran ikan di sana. Maklum, kami sudah membawa nasi dan sayur. Kalau tidak dimakan, akan jadi basi dong… makanya, kami berusaha mencari penjual ikan yang masih buka. Akhirnya, ada teman dari saudara yang bersedia mencarikan ikan laut yang siap untuk dibakar. Eeeeeh… ternyata dapaaaat… Akhirnya.. kami bakar-bakaran ikan di sana. Semua senang. Semua kenyang… hihihi

Eh awalnya saya ga ikutan buat ‘nyemplung’ ke air. Tapi akhirnya, sayapun ikut nyebur juga di air. Sekitar pukul 4 sore, kami pulang ke rumah di Miomaffo Timur. Sampai rumah ternyata udah jam 7 malem. Itu karena kami mampir minum-minum sopi (semacam arak) dulu di rumah saudara juga. Entah saudara apa atau saudara siapa… hahaha.. Pokoknya kalau orang di sana itu semua dianggap saudara.

Makam di pinggir pantai

Makam di pinggir pantai

Ada anak-anak Timor yang tinggal di sekitaran Pantai Wini

Ada anak-anak Timor yang tinggal di sekitaran Pantai Wini

Ada bagian yang kotor, tapi ada bagian yang bersih juga..

Ada bagian yang kotor, tapi ada bagian yang bersih juga..

Bagaimana? Tertarik untuk ke Pantai Wini? Sediakan duit yang agak banyak buat ke sana ya… Soalnya, emang susah transportasinya… Hehehehe…

Jangan lupa… ikuti cerita saya selanjutnya… JELAJAH PULAU TIMOR [BAGIAN 4]: MELEWATI BATAS, MASUK TIMOR LESTE

4 thoughts on “JELAJAH PULAU TIMOR [BAGIAN 3]: PANTAI WINI DI PERBATASAN INDONESIA

  1. pulau timor memang eksotik.. penuh dengan keindahan ciptaan sang Pencipta. selain pantainya yang masih alami, pegunungan2 dan perbukitan menuju wini juga sangat mengagumkan. kalau teman2 suatu saat punya kesempatan, tidak salah kalau memilih pulau timor untuk menjadi tempat tujuan wisata berikutnya.

  2. rambu penunjuk arahnya ada kan bro ? saya rencana mau turing ke timor leste ….bbm didaerah situ gmn?kao jalan malam aman gak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s