Tips Membeli Sepatu Lari

Sepatu baru

Eh, akhirnya saya beli sepatu baru. Tapi sepatu buat lari. Gara-garanya, beberapa bulan terakhir, saya tak bisa lari pagi dan jogging gara-gara ga ada sepatu. Sepatu lari saya yang sebelumnya saya pakai udah jebol (maklum, udah sejak jaman kuliah belinya). Tak bisa dipakai lagi. Apa boleh buat, akhirnya saya beli yang baru. Ya… semoga saya, dengan sepatu baru, aktivitas lari dan jogging jadi lebih teratur. Betul ngga?

 

Sepatu ini saya beli di sebuah toko olahraga yang cukup terkenal di Mal Puri Indah (4 Maret 2011) kemarin. Sebelumnya saya memang tak berniat beli sepatu, tapi karena kebetulan lagi ada diskon, saya langsung membelinya. Oya, saya punya beberapa tips membeli sepatu lari:

  1. Sepatu lari yang enak, memang harus memiliki bantalan dalam (busa) yang nyaman. Maka, pilihlah yang memang memiliki busa yang empuk. Tidak harus tebal, tetapi cukup nyaman apabila dipakai.
  2. Karena dipakai untuk olahraga dan sudah dipastikan kaki akan berkeringat, maka carilah sepatu yang memiliki sirkulasi udara dan lubang sepatu yang bagus. Biasanya berbentuk pori-pori yang agak besar di sepatu-sepatu lari.
  3. Sesuaikan dengan ukuran. Ya ini sih sudah pasti. Kalau saya, lebih memilih yang tidak terlalu longgar, tetapi pas. Beda kalau saya milih sepatu untuk jalan ke mall yang cenderung lebih besar dan agak longgar. Kemudian…. 
  4. Bantalan bawah/karet harus diperhatikan. Jangan memilih karet yang tipis dan kaku. Pilihlah bantalan yang cukup lentur dan tebal agar sepatu tidak cepat aus jika digunakan untuk berlari.
  5. Pilih desain yang lebih netral. Mengapa? Saya suka desain yang tidak terlalu norak untuk jogging atau berlari. Dalam hal olahraga, kita bisa mempadu-padankan dengan baju olahraga yang kita pakai. Sepatu yang desain dan warnanya netral, biasanya cenderung cocok digunakan untuk semua desain dan warna baju. Warna yang netral seperti putih dan mungkin sedikit ditambah aksen warna yang tidak terlalu mencolok.
  6. Kata teman saya, pilih sepatu olahraga yang memang berkualitas meskipun mahal. Menurut saya, bagus juga pemikirannya. Jika Anda memang memiliki budget yang cukup untuk membeli sepatu lari, Anda bisa membelinya. Ga perlu ragu-ragu membeli sepatu mahal tapi berkualitas, karena itu adalah bentuk investasi dalam hal kesehatan.
  7. Belilah di toko khusus peralatan olahraga atau khusus untuk olahraga. Penjaga toko lebih tahu dibandingkan dengan toko umum yang menjual berbagai macam barang. Konsultasikan dengan para konsultan penjaga toko. Harusnya, mereka lebih mengenal produk yang mereka jual secara khusus.

Selamat berolahraga! Jadikan diri Anda sehat dengan berlari kecil-kecil…

 

6 thoughts on “Tips Membeli Sepatu Lari

  1. Mas, tips anda memang sangat bagus dan komprehensif sekali. Disini saya ada tips alternatif untuk olahraga berlari. Sebenarnya kita bisa berlari tanpa dengan memakai sepatu. Berlari tanpa alas kaki adalah kegiatan yang alami, sederhana, gratis, efisien dan bisa mengurangi kecederaan. Berlari dengan memaki sepatu lari berarti kita memberlenggu kaki kita sehingga kita itu tidak mendapat kebebasan. Bebaskanlah kaki kita sewaktu berlari.

  2. Selamat berlari…..
    Saya juga pelari jarak menengah (10 K). Saya hanya berlari di hari minggu, kerna hanya hari itulah saya benar2 bebas.
    Untuk memilih sepatu berlari (running shoes), justru pilihlah yang agak sedikit longgar, sepatu yang terlalu pas akan berakibat sakitnya ujung jari terutama ibu jari, kerna ada desakan jari ke arah depan waktu berlari ( kuku ibu jari kaki saya sudah sering copot kerna sepatu yang salah tadi).
    Sekali lagi selamat berlari…….

    Kombang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s