“Kebo Nusu Gudel” Tidak Berlaku Lagi

Yang namanya belajar, itu tidak mengenal usia. Setua atau semuda apapun, kita bisa mempelajari sesuatu. Belajar apapun. Saya punya teman SMA, namanya Theresia Ayu Y.  Banjarnahor. Orang Jawa Semarang keturunan Batak.

Suatu ketika, Ayu pernah berkata bahwa dia ingin belajar bermain piano. Sudah sejak lama, Ayu pengen belajar memukul piano (piano dipukul kan ya? atau ditekan????) Yah.. pokoknya itulah… Lalu saya berkata: “Wah, Udah uzur baru mau belajar, yu?“. Tapi si Ayu menjawab: “War… namanya belajar, itu tak mengenal usia. Di tempatku ada ibu-ibu umurnya 40 tahun baru belajar main piano, dan akhirnya dia mendirikan tempat kursus piano.“…. Wah, saya jadi mengerti, mengapa Ayu bersemangat sekali untuk belajar piano.

Kawan… Seperti yang dikatakan Ayu, bahwa belajar itu tak mengenal usia. Meski sudah usia tuapun, kita sah-sah saja untuk mempelajari sesuatu. Toh, ilmu yang ada di dunia ini begitu beragam. Sangat disayangkan, jika kita tidak mempelajarinya semasa kita hidup. Ya kan? Belajarpun tidak harus pada orang yang lebih tua. Orang yang lebih muda pun bisa menjadi guru kita. Mengapa harus malu?


Kalau di antara orang jawa ada peribahasa: “Kebon nusu gudel” (kerbau menyusu ke anaknya) artinya orang yang lebih dewasa meminta ajar kepada orang yang lebih muda. Seringkali, kita terbentur dengan konstruksi masyarakat yang membuat kita malu atau aktivitas yang dinilai tabu. Kalau saya, lebih baik bukan masalah tua atau mudanya ketika kita akan belajar. Carilah yang berpengalaman! Pengalaman itu mengalahkan usia.

Nah, apa yang membuat saya menulis tentang BELAJAR? Akhir-akhir ini, saya membeli sebuah kamera digital SLR, masih standart pemula (Canon EOS 500D). Dari dulu ketika jaman SMA, saya ingin belajar memotret menggunakan kamera SLR, tapi selalu terbentur dengan niat dan barang yang tidak ada. Saya malu untuk meminjam karena takut merusak. Saya malu untuk belajar karena merasa tidak punya kamera.

Jaman kuliah, teman-teman saya dengan bangga menenteng kamera yang mereka beli sendiri atau dibelikan orang tua mereka. Lah, karena keterbatasan niat dan kepemilikan, saya juga mengurungkan untuk bergabung dengan teman-teman kuliah yang hobi memotret. Padahal ingin. Di usia yang ke dua puluh empat, saya ingin belajar memotret. Untunglah, saya punya sedikit uang yang bisa saya gunakan untuk membeli kamera ini.

Saya masih ingat kata-kata Ayu: “Belajar itu tidak mengenal usia“. Dan sekarang, saya ingin belajar memotret. Ada teman saya bersedia membantu untuk mengajarkan fotografi pada saya. Termasuk bagaimana pengeditan gambarnya. Mereka adalah Suryo dan Mas yus. Tapi sayang sekali, saya belum ada kesempatan untuk mampir ke tempat mereka, meski sama-sama di Jakarta. Tapi tak apalah, saya selalu ingat kata-kata Ayu: “Belajar itu tidak mengenal usia“.

Semoga, apa yang saya tulis, menjadi inspirasi, untuk selalu belajar. Baik belajar sendiri, maupun belajar bersama orang lain. Jangan sia-siakan hidup dengan malas belajar…

Foto: technomobile.files.wordpress.com

Foto yang paling atas, dipotret sama @go_go_red … alias Bernadetta Tya (kalo ngga ditulis…. ntar dienya marah…)

Iklan

8 thoughts on ““Kebo Nusu Gudel” Tidak Berlaku Lagi

  1. wah.. ada namaku disebut.. matur nuwun.. 🙂
    aku pun masih harus banyak belajar kok soal motret.. secara teknik, masih banyak yang jauh lebih oke, seperti EkoSay VL-9 misalnya.. kuncinya ya, mnrtku, soal kemauan (must), dan waktu.. kadang kita ga punya waktu buat explore.. pekerjaanku yang lama ga support buat explore motret2.. 😦
    ayo, kapan2 kita explore bareng2.. rame2.. I’m excited.. 😀

  2. Hehehe.. Boleh-boleh-boleh.. Kapan-kapan kita harus motret bareng. Jangan lupa, saya juga diajari cara ngedit fotonya yaaaaa.. Hehehe… Masih baru.. anyar gressss… Belum jadi senior… Maka saya harus banyak belajar nih kayakynya… Kemauan dan alat sekarang sudah ada… Hanya waktu yang tidak memungkinkan… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s