Lelaki dalam Melodi

Beberapa band baru di Indonesia memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi kehidupan saya. Salah satu band (hitungan baru menurut saya sekitar 3 tahunan) yang sedang saya gandrungi adalah D’masiv. Terlepas dari kontroversi yang pernah terjadi di 2009 mengenai isu plagiat, D’masiv terus berkarya di dunia hiburan Indonesia. Nyatanya, saya pun juga terhibur.

Saya memang bukan penggemar fanatik, tetapi saya adalah orang yang suka mendengarkan lagu-lagunya saja, baik melalui HP Nokia saya maupun laptop. Lagu D’masiv cukup menyentuh perasaan saya. Barangkali inilah yang terjadi saat saya juga menyukai ST12 yang lagunya banyak diciptakan oleh Charlie.

Contohnya apa? Misalnya lagu CINTA INI MEMBUNUHKU “Kau hancurkan aku dengan siKapmu… Tak sadarkah kau telah menyakitiku… Lelah hati ini meyakinkanmu… Cinta Ini membunuhku…” Sebenarnya lagu ini menunjukkan kelemahan laki-laki. Laki-laki sekuat apapun, akhirnya bisa jatuh juga karena sebuah dilema percintaan. Lelaki itu takluk pada cinta pasangannya. Meskipun cenderung ke suasana cengeng, tapi memiliki makna yang cukup mendalam dalam hubungan percintaan.

Lagu lain, yang juga cukup melow adalah RINDU SETENGAH MATI“Aku rindu.. setengah mati.. kepadamu… Sungguh ku ingin kau tahu…Aku rindu setengah mati…” Lagu ini punya tipe yang sama. Lelaki yang lemah dan jatuh di pelukan pasangannya. Lagu ini juga mengambarkan bagaimana rasa kangen itu digambarkan pada sosok laki-laki. Ternyata, pria juga bisa kangen, dan ini tergambarkan dalam lagu ini.

Kalau yang ini, lagu yang lebih nge-beat. DIAM TANPA KATA...”Kau Takkan Pernah Sadari…Betapaku Mencintaimu… Kau Yang Selalu Aku Banggakan…” Meskipun gaya beat yang cukup menjingkrak, tapi tetap saja.. liriknya menggambarkan bahwa Pria tak bisa hidup tanpa pasangan. di bait pertama bahkan dikatakan “Ku tak ingin kau pergi jauh dari hidupku”.. Nah lo, jadi.. di sinilah titik balik seorang lelaki pada pasangannya…

Lagu awal D’masiv yang saya sukai adalah DI ANTARA KALIAN .“Aku… tak mengerti… ini semua harus terjadi….” selain itu, ada juga lagu JANGAN MENYERAH. Saya sih kurang suka dengan lagu ini. Karena penggunaan kata JANGAN yang bermakna negatif. Harusnya, kata tersebut bisa diganti dengan “BERJUANGLAH!!” . dan akhir-akhir ini lagu yang sangat saya sukai adalah SUDAHI PERIH INI “Cukup sudah… Kau sakiti aku lagi… Serpihan perih ini… Akan ku bawa mati…”

Secara kuantias, lagu-lagu D’masiv memang banyak yang bernuansa melow. Inti liriknya adalah lemahnya kaum lelaki di tengah pergumulan cinta. Lelaki itu bisa jatuh, lelaki itu bisa lemah pada pasangan, lelaki itu tak bisa hidup sendiri, lelaki itu rapuh, lelaki itu tidak pernah bisa sekuat wanita, Lelaki itu bisa diperdaya oleh cinta. Dan dengan demikian, apakah saya adalah lelaki lemah? rapuh? tak bisa hidup sendiri? yang bisa diperdaya cinta? hehehehe…. Saya tak akan menjawabnya… Lebih baik saya melanjutkan mendengar D’Masiv…

Foto diambil dari: documentdinda.wordpress.com & Facebook

Iklan

4 thoughts on “Lelaki dalam Melodi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s