Inspirasi Tak Akan Berhenti

17 Juli kemarin, usia saya bertambah satu… Cukup banyak yang memberikan ucapan selamat kepada saya di usia ke 24 ini. Baik jabat tangan ketika bertemu, melalui twitter, facebook, SMS, telfon dan e-mail. Terima kasih semuanya. Tak kurang dari 138 orang yang memberikan ucapan di Facebook. Lebih dari 20 orang yang memberikan ucapan di twitter, puluhan SMS dan beberapa teman dan keluarga yang menelfon langsung. Berdasarkan catatan saya, semua sudah saya balas, satu demi satu. Bahkan ucapan-ucapan di Facebook yang saya balas satu demi satu. Melelahkan, tapi membahagiakan.

Sebelum memasuki gerbang usia 24. Saya juga sudah melakukan banyak refleksi. Beberapa hari sebelumnya, saya menulis di blog ini tentang pertemuan singkat saya dengan Yesus. Tulisan inipun menuai banyak komentar. Untunglah, setiap komentar itu merupakan komentar-komentar postif dan membangun bagi saya.

Banyak orang mempersepsikan siapa saya akhir-akhir ini. Mereka membandingkan saya dahulu dan saya yang ada di tulisan tersebut. Ada beberapa yang menanyakan secara langsung: “Kamu senakal itu sekarang?”. Ah, tulisan itu mungkin menggambarkan saya. Tapi mungkin juga itu refleksi dari 2 orang yang berbeda.

Ada yang menganggap juga, bahwa itu adalah saya dalam 2 sisi. Sisi baik dan sisi jahat. Percakapan hati yang baik dan hati yang buruk. Intinya mungkin pada suara hati. Siapapun bisa berkomentar. dan komentar seperti inipun juga menjadi bahan refleksi diri di usia yang semakin dewasa ini. Jangan-jangan, saya didominasi oleh kekuatan jahat selama ini? Mungkin saja.

Banyak komentar yang ada di bawah tulisan tersebut. Tak sedikit pula yang terinspirasi dari tulisan tersebut. Yang lain mungkin hanya membaca tanpa komentar. Saat saya melihat tren blog pada hari pertama saya posting tulisan tersebut, ada 129 viewer yang melihat tulisan ini. Entah dibaca atau hanya sekedar berkunjung. Cukup senang tulisan saya dibaca oleh banyak orang, terlebih orang yang terinspirasi untuk lebih semangat menjalani kehidupan setelah membacanya.

Satu hal yang menarik juga. Ada teman yang kemudian mengajak curhat kepada saya tentang persoalan hidupnya. Kalau sebagai tempat curhat, kayaknya saya memang tipe demikian. hehehe… saya mungkin dianggap orang yang tepat untuk diajak bicara. Karena satu hal… mungkin saya orang yang suka becanda. Sesedih apapun yang dicurhatkan, pasti berakhir dengan bahagia dan tertawa ria… semoga saya masih bisa melakukannya ya…

Beginilah kira-kira komentar teman saya itu. Ia mengutarakan persoalan hidupnya, yang dikatakan mirip dengan pengalaman bertemu dengan Yesus itu. Coba perhatikan obrolan singkat saya (di cut agar tidak terlalu panjang).

(+) : Teman Saya

(+) : Saya

—————————————————————————

+  War?

–          opo?

+ Lg sibuk ra? (sedang sibuk ngga?)

–          Ora. pie?

+  Part 2 ndi? (Bagian ke duanya mana?)

–          hehehe.. nanti malam baru akan ku tulis…hehehe… kenapa? terinspirasi? tersentuh?

+  Iyo….. Aku boleh tanya nda’?

–          silakan…

+  Misal koe tinggal dan kerja di solo, apakah interview imajiner itu masih ada?

–          bisa jadi tetap ada… karena persoalan hidupku bukan hanya jauh dari orangtua, tapi juga masalah hidup spiritual dan masalah2 lainnya… emang kenapa?apakah kamu memiliki masalah serupa?

+  Hampir sama sih war

–          trus gimana?pengen wawancara imajiner juga?

+  Kata2 mu sing ‘hiburan ortu ketika memasuki usia senja adh anak dan cucu ‘ itu bgus. Tp anak e ortu ku bnyk kok, nda cuma aku. Ak ini cuma bungsu dari pandawa Lima. Jadi masih ada yang Laen

–          lalu? kamu merasa tidak bertanggungjawab dengan ortumu? hehehe…. apa yang kau rasakan, bung?

+  Kering hambar

–          sama… rasanya haus terus… apalagi hidup di Jakarta… brrrrrr.. pengen gumoh..

+ Andai kan aku di jakarta, aku bisa maen ke kos mu sejenak, kyk di janti dulu

–          hahaha… Koe kok jadi melow begitu… ??? baru kali ini aku melihatmu me-melow-melow begini.. jangan2 kau punya masalah berat????

——————— dipotong (off the record) ————————-


Terima kasih Tuhan, Engkau masih memberikanku nafas kehidupan. Terima kasih atas bertambahnya usia. Lindunglah dan dampingilah orang-orang yang sudah membantuku selama ini. Berilah mereka segala rejeki dan rahmat kesehatan. Jauhkanlah orang-orang di sekitarku dari mara bahaya, supaya mereka tetap setia bersamaku, tetap membimbingku menjalani kehidupan ini. Aku serahkan segala hidupku, cintaku, angan dan harapanku ke hadiratMu. Yang Mahatinggi, Maha Sempurna dan Maha Perlindungan… Amin

SELAMAT ULANG TAHUN ANWAR, SEMOGA SEMAKIN DEWASA

Foto: koleksi pribadi… diambil pas tanggal 17 Juli 2010….

Iklan

8 thoughts on “Inspirasi Tak Akan Berhenti

  1. Terima kasih dim… Doanya bagus… Semoga aku bisa lebih dewasa, lebih bijaksana, lebih bertanggungjawab… Kehidupan ini penuh misteri. Banyak hal yang aku tak bisa mengerti apa yang menyebabkan terjadi. Untunglah masih ada kamu, dan banyak teman-teman yang semakin membuat mengerti arti kehidupan ini semakin dalam… Sukses selalu untukmu ya….

  2. Anwirrrrrr…selamat ulang tahun ya..maaf telat bgt(lebih baik telat daripada tidak sama sekali kan..hehehe *membela diri). Semoga makin sukses, tetep nggemprong2 (halah opo iki), tetep jadi raja gosip di VL 11. Amin. Btw postinganmu yg ‘wawancara dgn Yesus’ itu juga menginspirasiku lho, terutama bagian yg ‘komunikasi dengan keluarga’. Aku jadi merasa diingatkan u/ selalu komunikasi ma keluargaku dlm situasi apapun, bukan cuma klo pas lagi butuh aja (hiks). thx ya war

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s