Y!M yang penuh sesak

ym Satu hal yang paling menyenangkan dalam dunia maya adalah bermain chat sepanjang masa. Kata bermain hendaknya memang dihapuskan. Karena, budaya chating adalah salah satu kegiatan komunikasi era baru. Bayangkan, betapa mudahnya kita bisa berkomunikasi lewat tulisan, bahkan suara, dari teman-teman kita yang berasal dari ujung dunia sana. Salah satu software yang ‘terkenal’ (saya beri tanda petik, karena memang software ini maybe terkenal di satu negara, tapi mungkin tidak terkenal di negara lain) adalah Yahoo ! Messenger.

Ketika akan berpisah dengan teman-teman, baik yang dikenal maupun sekedar teman sambil lalu, kadang saya menanyakan “punya Y!M ga?”. Memiliki software chat dalam PC atau notebook kita, menjadikan kita masuk dalam komunitas dunia komputerisasi, dan dinilai tidak gaptek alias melek media. Orang yang tidak punya Y!M di Indonesia, maka dinilai kurang gaul dengan teknologi. Maka, saya tidak mau jadi bagian yang teralienasi seperti orang-orang gaptek itu. Selalu, teman-teman yang saya temui, saya tanyai: “Mas/mbak, ada Y!M ga?”. Kalimat kedua, jika mereka memiliki Y!M, saya berkata kembali, “Add saya donk,” yang artinya, tolong, tambahkan nick saya di dalam daftar Anda. Kira-kira begitulah.

Artinya, saya nantinya, mau tak mau, saya akan melihat dirinya dalam dunia maya, jika dia sudah add saya. Entah kapan itu terjadi. Bisa malam harinya setelah bertemu, besoknya, seminggu kemudian, atau bahkan 1 bulan setelahnya. Tapi yang jadi masalah, saya ini orang yang terkenal sok banyak bergaul. Kadang ada yang bilang, sok akrab dengan orang. Ada yang bilang lagi, saya ini terlalu over dalam menjalin relasi dengan orang. No Problem tuh.. bagi saya, menjalin komunikasi melalui dunia maya, bukan saya anggap sebagai tuntutan karena dunia ini sudah “mengharuskannya”, tetapi saya hanya ingin mencoba menjalin tali silaturahmi untuk semua orang, sampai kapanpun.

Permasalahannya, saya sekarang memiliki beberapa software untuk chat atau komunikasi lewat tulisan, antara lain adalah Y!M (anwar_riksono), SKYPE (anwar_riksono) dan Google Talk (anwariksono). Semua menggunakan nama diri saya. Supaya, saya mudah dikenali oleh orang, siapakah saya sebenarnya. Saya tidak menggunakan nick yang bukan saya sebenarnya, misalnya saja: anwar-cute, cowokganteng, hello_manis, anugedhe, atau apapun itu. Karena nick seperti itu, akan mengaburkan siapa kita sebenarnya. Saya suka dan bangga dengan nick name saya. Dan sayapun orang yang suka gratisan. Jadi, saya yang sedang online bernick-kan anwar_riksono dalam Y!M maupun SKYPE, adalah anwar yang sedang berinteraksi di kantor. (ketika saya mengetik ini, saya di kantor majalah GATRA)

Tapi sayang, saya hanya bisa menggunakan Y!M versi 7. Y!M versi 7 hanya bisa menampung nick-name dengan jumlah 300 orang saja. (padahal Y!M saya sudah mencapai 400-an). Tidak bisa lebih dari itu. Ketika sudah overload, saya hanya bisa di add, tapi saya tidak bisa nge-add lagi. Kalau ada yang ditambahkan, harus ada 1 yang dibuang. Alias, saya harus menunggu teman saya untuk aktif meng-add saya. Kinerja saya harus lebih, karena harus mengeluarkan tenaga untuk menyuruhnya meng-add saya. Agak kecewa memang. Meski sudah ada Y!M versi 9, yang banyak memanfaatkannya, saya tetap tidak bisa meng-instal di komputer gratisan saya. Padahal, Y!M versi 9 bisa menampung sampai 1000 nama. Beruntunglah mereka yang memakainya. Maklum, kalau gratisan, harus terima apa adanya. Namanya juga gratis. Komputerpun tak bisa di utek-utek untuk ditambah program-program lainnya. Menyesal. Tapi ya sudahlah… namanya juga GRATISAN…

Silakan add saya ya.. di anwar_riksono (untuk Y!M dan SKYPE)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s