Sapardi Djoko Darmono, cinta dan cinta…

sapardi_djoko_damonoBeberapa hari ini, gw lagi bener-bener terkesan dengan dua puisi Sapardi Djoko Darmono yang bertemakan cinta. Mungkin gw jadi suka banget gara-gara gw liat konsernya si Ananda Sukarlan 4 Januari lalu di TIM. Beberapa kali, Ananda membuat komposisi piano gubahan dari puisi indah Sapardi Djoko Darmono. Dan puisi berjudul Dalam Doaku, digubah dalam komposisi yang amat manis oleh Ananda. Dan gw jadi inget, satu lagu yang liriknya berasal dari puisi Sapardi, judulnya Aku Ingin.  Gw sering banget nyanyi’in itu… di kamar gw maupun di kamar mandi.. hahaha.. Tapi pernah jg, ga nyanyiin itu di tengah-tengah janji pernikahan di sebuah gereja. Gw lupa dimanakah itu. Dua judul itu, Aku Ingin dan Dalam Doaku. Inilah 2 puisi terindah itu…

Dalam Doaku

dalam doaku subuh ini kau menjelma langit semalaman tak
memejamkan mata, yang meluas bening siap menerima
cahaya pertama, yang melengkung hening karena akan
menerima suara-suara

ketika matahari mengambang tenang di atas kepala, dalam doaku
kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang hijau senantiasa,
yang tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan muskil
kepada angin yang mendesau entah dari mana

dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung gereja yang
mengibas-ngibaskan bulunya dalam gerimis, yang hinggap
di ranting dan menggugurkan bulu-bulu bunga jambu,
yang tiba-tiba gelisah dan terbang lalu hinggap di dahan
mangga itu

magrib ini dalam doaku kau menjelma angin yang turun sangat
pelahan dari nun di sana
,yang bersijingkat di jalan kecil
itu menyusup di celah-celah jendela dan pintu dan
menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya di rambut, dahi
dan bulu-bulu mataku

dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku yang dengan
sabar bersitahan terhadap rasa sakit yang entah batasnya,
yang dengan setia mengusut rahasia demi rahasia, yang
tak putus-putusnya bernyanyi bagi kehidupanku
aku mencintaimu, itu sebabnya aku takkan pernah selesai
mendoakan keselamatanmu.

***

Aku Ingin

Aku Ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan kata
Yang tak sempat disampaikan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada

Sapardi memang TOP jika membuat puisi cinta…

Iklan

2 thoughts on “Sapardi Djoko Darmono, cinta dan cinta…

  1. salam kenal dari aku …
    Aku ni termasuk orang yang perasa jadi pas baca puisinya jadi malah pengen nangis (teringat pada seseorang)

  2. salam kenal,,,,,
    nice to read this blog….
    aku suka banget sama puisi…
    seperti ada kekuatan dalam puisi yang akan menarik ku, dan puisi maupun aku enggan melepaskan satu sama lain…
    buat aku, sastra itu adalah salah satu cara untuk belajar melembutkan hati, karena hidup hanya tentang bagaimana mengolah rasa bukan,hehehehe…
    love this poems so much…
    much more….

    ^_^

    tapi emang ada versi lagunya gt ya,,,, belum pernah denger, hehehehe…
    mau googling akh, cari….
    ^_^

    @feeo_na

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s