berkeluh kesah (copy and paste)

Ehm.. gw ambil ini dari blog tetangga. Sebenernya bukan tetangga jauh…. Temen SMA gw dulu.. Gw menemukan ini… sebuah chat yang menurut gw kayaknya kenal deh….Hasil chat awal tahun 2007. antara 2 orang perfeksionis yang bernama Ndohos dan Palkon… Selamat Membaca..!

Percakapan antara Ndobhos dan Palkon…

ndobhos: Sibuk ye kon..
palkon: gitu deh jo, abot ndas ku
ndobhos: abot yo, diselehke ndisik.. hahahaha… di tugel wae………
palkon: meh tak tugel ra ono gantine ndes. Iki ndas paling berharga sak-donya. Ha wong wis ora diproduksi neh. Limited edition.
ndobhos: yo wis. Gusti wis maringi, terima apa adanya. Kalau pusing ya, istirahat dulu….
ndobhos: Kamu perlu menenangkan diri. Sekali-kali….kamu menjadi orang biasa aja….
palkon: piye to bhos, emangnya aku ini bukan manusia biasa ?
ndobhos: Yah, orang yang biasa itu, kalau capek ya istirahat.Kadang emang kita memaksakan diri untuk menjadi Yang TER-… tapi apa arti itu semua kalau kenyataannya hanya untuk menyiksa diri.
ndobhos: Sama kaya aku….
ndobhos: Mulai di KULIAH, aq bener2 jadi orang yang pengen PERFEKSIONIS. Tapi sebenarnya aq bukan tipe orang yang seperti itu…..cuma…..ada hal2 baru yang pengen aq perjuangkan. Nyatanya malah awakkku ra karuan…..
palkon: ooo
ndobhos: Kok malah O…sih.
palkon: jadi mikir lagi,ttg perfeksionis. sepertinya palkon yang perfeksionis udah terkubur lama. Aku menyerah menjadi perfeksionis. Apa aku masih perfeksionis?
palkon: …
palkon: soalnya aku benci orang2 perfeksionis, jadi aku nggak mau menjadi seorang diantaranya. Tapi perfeksionis dengan punya mimpi itu beda lho bhos . Orang hidup itu musti punya mimpi, harapan. Kalo gak … gak ada semangat.
ndobhos: dulu…..aku bukan tipe pemikir. Tapi sekarang sedetail apapun kupikirkan. Dan parahnya lagi, aku memaksakan kehendakku sama temen2ku, kalau ngerjain sesuatu, aku butuh sebuah target dan target itu tinggi….bahkan tinggi banget yang ternyata ngga kesampaian….Bukan oleh aku…tapi temen2ku..
ndobhos: Sebenarnya mereka protes, tapi ngga berani, lantaran emang hasil dari kerja denganku, selalu nggak kurang dari maksimal. Semua seneng sebenarnya kerja dengan aku. Tugas kelompoklah, organisasilah, panitia inilah, tapi aq selalu menuntut yang terlalu tinggi sama temen2ku…
palkon: wah
ndobhos: mereka semua terpaksa melakukan tapi, nggak berani protes, gara2.. Ya setiap hal yang aq kerjakan selalu dianggap bagusss. Bukannya mau nyombong.. Perfeksionis itu punya hal positif juga. Ketika kita punya target dan kita yakin bisa mengerjakannya, it’s OK.. gitu lho kon, itu yang aku alami selama ini, dan di akhir2 ini aku dapet gunjingan dari temen2 sekampus. Ada masalah yang mengakibatkan nama burukku tercemar, hanya karena dicap terlalu perfeksionis. Lha, iya donk. Maka kita harus punya tujuan. Ada juga temenku yang perfeksionis, ngga mau kalau ada yang salah dikit aja. Tapi ngga jelas. Arah pekerjaannya mau kemana.
palkon: humm.. gini bhos
palkon: jangan sampai dibingungkan dengan gimana kamu musti bersikap, atau berhenti menjadi perfeksionis
ndobhos: Aku ngga akan berhenti untuk jadi orang yang perfeksionis. Bagiku, semua harus berjalan dengan baik, TAPI, aku selalu punya tujuan. Nggak sekedar menuntut tinggi2 ..
palkon: eh bentar aku belom selesai ngomong tadi

palkon: gini. Tiap team itu, punya karakteristik dan cara yang berbeda buat menanganinya. Tergantung dari apa tujuannya, gimana karakteristik teamnya dll. Nah, ketika tujuan menjadi yang terpenting, di situ dibutuhkan orang perfeksionis yang maunya asal tujuan tercapai, dan mau gak mau pasti sifat yang kaya gitu mengorbankan relationship dengan anggota team. Tapi apa yang lebih penting di situ ? tujuan tercapai.
palkon: itu satu.
palkon: Tapi ketika situasi tidak terlalu menuntut untuk berbuat serba bagus dll, ya udah gak usah terlalu perfeksionis. Jadi yang relationship-oriented. Dengarkan feedback dari anggota team, lalu jalan seiring laju mereka. Jadi mesti bisa fleksibel ngelihat kondisi. Dan ketika dituntut bersikap perfeksionis, jangan sampai jadi stress gara2 mengorbankan relationship.
ndobhos: Itu juga bagus. Tapi lebih parah lagi, kadang2 team ngga bisa diajak kerjasama. Ya, adalah yang males, ada yang ogah2an, ada yang menggantungkan diri sama orang lain. Padahal itu semua bisa dilakukan dengan lebih bagus. Kamu bayangin aja, ketika kita ada suatu job, dan ada peluang besar di situ untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa, ditunjang dengan fasilitas yang sudah ada. Tapi dari team ngga jalan. Padahal aku pribadi punya target. Nah, kesempatan itu akan hilang selama-lamanya, lho…kon…
ndobhos: Kerja team itu bener2 punya efek besar untuk kedepannya. Seringkali, aku selalu jadi leader di setiap pekerjaan baik formal maupun informal, tapi kenyataannya, apa yang aku lakukan seringkali ngga cocok dengan orang lain….PADAHAL.. pada kenyataannya aku tetap melakukan apa yang aku anggap baik bahkan TERBAIK dan hasilnya luar biasa, baik hasil untukku sendiri maupun untuk semuanya. Semua hanya bisa MELONGO.. Perfeksionis yang terencana, sebenarnya membuat kinerja kita akan semaksimal mungkin, tapi, selama ini aku selalu masalah dengan fisik, dan otak. Bayangin aja, ketika kita dalam satu team kerja hanya 1 orang yang bener2 kreatif dan punya gagasan, sedangkan yang lain Nol Besar, kamu bisa bayangkan apa yang terjadi dengan 1 orang itu?? Mati….
palkon: humh, iya2.. ngerti. Capek juga kalo kerja di team cuman satu orang yang jadi motornya
ndobhos: Ya kamu taulah….situasi perkuliahan di sini kayak gimana???? Budaya organisasi dari tingkat rektorat hingga mahasiswa ngga ada yang bener. Bisa kamu bayangin donk, kita ngga cuma ngerjain buat JOB itu. Tapi juga harus rela memberikan motivasi/dorongan/ buat orang2 yang ngga sadar bahwa dirinya sedang ada job..
ndobhos: Buat masalah relationship. Aku sekarang bukan tipe orang yang bisa deket dengan sembarang orang. Jujur, aku pilih2 orang buat ber’kawan’. bukan masalah apa2, mau ngga mau aku harus mikir juga. Apa yang bisa aku dapatkan ketika aku ber’kawan’ dengan si X.
palkon: bagus apa jelek tuh bhos menurutmu ? aku juga gitu lho kadang2. Tapi sekarang sedang mencoba untuk nggak punya prejudice atas tiap orang. Soalnya seringkali, ketika mengenal lebih jauh orang yang dulunya nggak kita suka, there’s something I can learn from them.
palkon: Ah.. berteman dengan terlalu banyak orang juga malah jadi bingung. Gimana membawa diri, gimana membagi perhatian yang sama antar temen
ndobhos: Ya, ngga masalah, dulu emang aku banyak punya temen. Sekarang temen2ku dikit. Karena aku emang agak menjauh dari kehidupan temen2 sebaya. Banyak temen, emang seringkali bikin masalah, dibandingkan banyak temen, mendingan banyak kenalan yang PROFESIONAL. Kalo aku sekarang sih gitu. Bagiku, temen tidak seutuhnya bisa membantu, tapi seringkali ngga ada temen jadinya hampa. For example, aku lagi sedih banget, dan aku nggak tau harus ngomong ke siapa, ya, wajar donk. Kalau aku jadi bingung sendiri karena aq ngga ada temen. Kalo aq lagi bahagia, dan aq ngga tau harus mengungkapkan kebahagiaan itu sama siapa, tetap rasanya ada yang kurang.
palkon: sedih banget huaa
ndobhos: Lho,emang kenyataannya kayak gitu. Tapi aku tetep bisa jaga diri kok, aku punya impian. Aku harus jadi orang yang Profesional di bidang karierku nanti.Nah, aku bener2 nyari temen yang kira-kira bisa membantuku untuk mencapai impian2ku. Kadang aq harus memanfaatkan teman, tapi bagiku itu hal penting juga. Ga masalah kok selama kita memang ngga bikin masalah dengan temen2 lain.
palkon: bhos bhos .. tapi kan kamu juga butuh temen2 yang tidak profesional itu. Terlalu capek rasanya kalo hidup cuma terarah .. ke satuuuuu tujuan .. ituuu aja ngejarnya. Semua di sekitar juga harus mengarah kesitu .. membantu mencapai tujuan. Dinikmati aja bhos, hidup ini. Dinikmati bersama teman, alurnya.
ndobhos: Tapi ketika impian itu bener2 terwujud, kamu akan merasakan kebahagiaan yang LUAR BIASA dibandingkan dgn sesuatu yang tidak terpikirkan secara matang.
palkon: humm )
palkon: coba saja bhos. Nanti kalau udah ada di puncak, katakan padaku apa yang kamu rasakan.

***

Silakan saja, anda menebak, siapa si Palkon dan siapa si Ndobhos. Tapi yang jelas, di awal tulisannya.. si palkon udah memberikan amaran. “Saya bebaskan pada anda untuk menginterpretasikan tulisan saya kali ini”

Iklan

2 thoughts on “berkeluh kesah (copy and paste)

  1. war..war… ki sopo to ya?? hee..
    tak brani menebak.. hanya samar2 saja siiih..

    hmm.. seperti ngomongin persepsi ‘yang penting dan yang gag penting’

    tapi.. tak bisa dipungkiri.. dari post-mu ini menunjukkan gimana kondisi kita-kita sekarang, yang kayak gitu itu yang justru sekarang tyap hari dihadapi kita-kita yang lagi menapaki cara hidup baru.. mencari-cari, sebenernya cara hidup yang paling pas tu yang gimana to ya??? hmm..

    yang penting cuman 1..

    tetep semangat!!!

    hehehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s