kesan dengan Yuddy Chrisnandi…

yudhi-chrisnandi

Hari ini, 11 Desember 2008, gw sebenarnya ada acara, diajak sama senior GATRA, Rita Triana Budiarti, atau akrabnya dipanggil teh Rita (orang Sunda euy…). Tapi Saat di Taksi menuju Museum Keramik di Kota Tua Jakarta, dimana tempat acara tersebut akan berlangsung, hape gw bunyi, dan ada SMS masuk, begini bunyi SMS itu:

“Mas, kalau mau sekarang saja magrib ini ke rumah Jl. Tebet Barat X/21 Telp 8354385, saya tgu sd jam 19.30..sy ada acara lagi dan bsk roadshow ke jambi.”

Mati deh gw…
dan itu adalah SMS dari Yuddy Chrisnandi, anggota DPR-RI yang dulunya dari Partai Golkar dan sekarang mencalonkan sebagai Calon Capres Alternatif (kata calonnya ada 2 ya..) dalam DIB (Dewan Integritas Bangsa). Langsung aja di Taksi, gw bilang ma teh Rita. “Teh, sorry ya.. gw ga jadi ngikut. Yuddy manggil nih..” kata gw. Dengan berat hati, teh Rita berangkat sendiri.. Yah, kasian juga sih.. tapi ya gimana lagi… Deadlinenya hari Jumat 12 Desember man…

Meluncurlah gw langsung ke Tebet dengan berpindah taksi Bluebird… (taksi yang katanya paling aman dan ter-ramah di Jakarta…)

Cerita punya cerita, gw ketemu sama Yuddy Chrisnandi. Dan dalam tulisan ini, gw cuma mau nulis kesan gw ketemu sama dia. ada beberapa poin yang gw catet dari aspek situasional gw wawancara sama dia.

1. Yuddy Chrisnandi adalah orang DPR pertama yang mempersilakan gw masuk ke rumahnya. Mungkin bagi Yuddy, akan lebih nyaman jika rumah dijadikan tempat untuk wawancara. Bahkan via SMS dia menawarkan, ini pertanda, dia mengerti betul bagaimana cara berkomunikasi dan membagi waktu dalam kesibukannya.
2. Tegas. Kenapa bisa gw bilang gini.. Dari nada bicaranya yang keras dan ga plintat-plintut.. Mikirnya cepet dan tidak kesulitan mencari kata-kata yang tepat dalam berbicara. Gw suka pribadi yang seperti ini. Karena orangnya jadi keliatan pinter.
3. Salamannya erat. menandakan orang yang penuh keyakinan dan percaya diri. Salaman sampai 3 kali. 1 kali waktu masuk dan 2 kali ketika pulang.
4. Salam dan antaran. Gw disapa baik saat pulang dan saat mau pergi. Dan gw diantar sampe dengan pintu gerbang sang empunya rumah. Hal inipun selalu gw lakukan kalau ada tamu yang datang di rumah gw atau di kos-kosan gw. Gw bakal antar sampe sang empunya rumah meninggalkan tempat gw. Dan ini jadi tanda, bahwa dia punya cara menjaga relasi yang bagus dengan orang yang bertamu di rumahnya. “Anda Sopan, Saya akan Lebih Sopan”, mungkin begitu prinsipnya. Tidak lupa Kata Assalamualaikum diucapkan..

Empat hal itu, bagi orang lain mungkin sederhana dan biasa aja. Tapi bagi gw yang diam-diam suka ngliatin tingkah laku orang. Gw tau persis, orangnya kayak apa dan bakal seperti apa kehidupannya… Gw ga perlu lihat masa lalunya. Apa yang ada sekarang ini, dan apa yang ada di mata gw sekarang, maka itulah dia. Apa yang ada dalam otak dan perasaan gw tentang orang yang gw temuin, itulah realitas yang ada. Gw ga perlu ngungkit-ungkit siapa sih Yuddy Chrisnandi itu dulunya, atau mungkin SBY dulunya, Megawati dulunya, atau Pak Ujang sopir GATRA dulunya, Obama dulunya.. dan sebagainya.. apa yang gw liat, itulah mereka sekarang…
Bahkan, baru sekitar 3 bulan gw di GATRA, gw bisa mengidentifikasi sifat-sifat orang dari cara dan perilaku hidupnya di kantor. Dan kenapa seringkali setiap hasil identifikasi tersebut, kadang emang benar dan kejadian. Ini penting banget bwt menyesuaikan diri ketika berkomunikasi dengan mereka. Apakah gw punya perasaan yang dalem tentang manusia? (halah.. sok-sokan… deh…) tapi ati-ati dengan Anwar… Kadang Anwar diam.. tapi dia sedang selidik menyelidiki seseorang… Tunggu aja, pasti kebobrokan seseorang akan muncul kalao udah ketemu sama Anwar. hahaha… (hush.. ga boleh gitu lho, Anwar….!!!!!!)

Iklan

2 thoughts on “kesan dengan Yuddy Chrisnandi…

  1. saya suka baca tulisan ini. by the way, menarik tuh ulasan tentang ‘menyelami’ pribadi seseorang. salam kenal 🙂

  2. saya emosional mendengar pendapat Yuddy Chrisnandi yang menyatakan kasus Mano jangan dibawa terlalu jauh karena kasus tersebut hanya masalah keluarga.
    GOBLOK! Itulah bedanya pemerintah bangsa kita dengan bangsa lain. Pemerintah bangsa lain ketika warga negaranya mendapatkan suatu kejadian tanpa melihat kebenaran/kesalahan langsung membela. Pemerintah kita???? TAIK KUCING!!!!!!
    Entah berapa orang TKI kita yang meninggal di luar sana yang meninggal sia-sia. Terakhir TKI kita yang tertimbun gedung runtuh di Malaysia tidak ada kabar beritanya, tidak ada tindakan cepat dari pemerintah kita. LAMBAT ATAU BUTA DAN TULI??!!
    Bilang sama Yuddy Anjing itu kalau bicara liat situasi dulu. Apakah salah kalau seorang warga negara mendapatkan perlindungan di negara lain hanya karena masalah keluarga sekalipun??
    ANJING KAU YUDDY!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s