Es potong? uh..ah..uh..uhm.. Panjangnya…

Suka wayang??? Bagi Anda, saya yakin deh.. pasti belum pernah melihat wayang dari awal sampe akhir. Yah.. memang, kebudayaan kita memang lama-lama runtuh. Dan sangat disayangkan sekali, keruntuhan aset budaya kita terjadi lantaran tidak ada generasi penerusnya. Kalau bukan kita, siapa lagi??? Sebenarnya sederhana, kita tidak perlu menjadi dalang untuk bisa melestarikan… kitapun juga tidak perlu menjadi sinden yang harus ribet memakai konde bertumpuk… Silakan saja kunjungi museum wayang… O… Ada to???

Masya Allah… museum wayangpun Anda tidak tahu??? PADAHAL… wayang di Indonesia telah diakui oleh PBB sebagai karya masterpiece warisan dunia pada 7 November 2003. Memang tidak terkenal dan kitapun rasanya tidak mau mengenal. Tapi di Kompleks Jakarta Kota, museum ini menjadi salah satu museum yang menawarkan berbagai informasi tentang wayang di seluruh Indonesia. Mulai dari wayang kulit, wayang golek, patung wayang, wayang beber, wayang wahyu, dsb. Memang museum ini kecil. Tapi semua informasi tentang wayang ada di sini. Museum ini terletak di Jl. Pintu Besar Utara No 27, Jakarta Barat (Telp: 021-6929560). Kalau mau ke sana, naek Aja Bus Way menuju Jakarta Kota, atau naik aja KRL yang ke arah Kota. Habis itu turunlah.. dan jalan dikit.. nanya orang.. cukup sekali aja.. pasti ketemu museumnya deh…

Gedungnya unik. Gedung ini dibangun pada tahun 1640 yang dinamakan dengan De Oude Hollandse Kerk, yang digunakan untuk bangunan Gereja. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama menjadi De Nieuwe Hollandse Kerk hingga tahun 1808. Karena terjadi gempa, maka reruntuhannya digunakan untuk museum wayang. Di museum wayang, juga banyak dipamerkan koleksi boneka dari Thailand, Suriname, Cina, Perancis, Inggris, Vietnam, India, Colombia.

Saya berkesempatan untuk mengunjungi museum ini dengan rekan saya yang agak gila, si hitam bosok (biasanya kan hitam manis.. tapi kalau ini, hitam karena penuh kebusukan…hahaha) Peace, bro!!!! Florentinus Astro Doni (Doni). Penasaran sih… Saya yakin.. Jakarta tidak indah dengan adanya mall-mall dan gedung-gedung bisnis… Jakarta justru lebih indah dengan adanya bangunan-bangunan tua dan bangunan museum-museumnya… Paling asyik memang ngajak Doni. Ga mungkin ngajak ke Dufan, (wong sama-sama ga punya duit…) Ya mending masuk museum saja… Bayar 1000 rupiah, dapetnya ilmu yang luar biasa banyak.. dan idep-idep (bahasa indonesianya: mumpung sekalian…) melestarikan budaya bangsa.

Nah, tetep aja wisata kuliner di sana… Di depan museum wayang sebelah kiri.. ada seorang penjual es potong.. Huh… jadi kangen masa kecil… Es potong adalah es yang dipotong.. (ya jelas donk.. kalau namanya Es Clurit artinya es yang diclurit….kalo Es Penggal kan ngeri banget tuh..kayak kepala aja.. apalagi es gorok… wah.. berdarah-darah donk.. kayak harian pos kota ‘Suami Gorok Leher Istri’ hehehe) Penjualnya asli dari Jawa. Sudah merantau bertahun-tahun ke Jakarta.. masih aja jadi tukang es potong.. Penjualnya sedikit, tetapi pembelinya banyak… kalau liburan, pasti habis..

Panjang Es potong sekitar 50-70 cm. (wah panjang juga ya… hehehe.. asyik tuh kalau panjang-panjang diemut.. hehehe.. lho.. ini kan es.. jadi ga masalah donk kalau diemut)Tapi, dengan panjang es yang sedemikian rupa untuk ukuran seorang manusia.. maka es tersebut dipotong oleh penjualnya, sekitar 10-13 cm untuk seorang pembeli. (waduh… jadi menciut nih…) Makanya, namanya es potong. Rasanyapun bermacam-macam.. ada rasa strawberry, anggur, durian,dan kacang hijau. Awalnya memang cuma kacang hijau.. tapi namanya manusia itu tidak akan puas kalau cuma kacang doank.. Makanya dibuatlah berbagai rasa.. Saya meminta sepotong es potong rasa durian dan teman saya rasa kacang hijau. Satu potongnya 2000 rupiah saja.. Huh segar.. Panas-panas di Jakarta.. Makan es potong nikmat dan segar… Setelah berkeliling di museum wayang, saya sarankan untuk makan es potong… Segar dan serasa kembali ke masa kecil dulu…

Untuk es potong di depan Musem Wayang.. saya kasih:

Poin : 7 bintang untuk Es Potongnya (range 1-10)… dan 1000 bintang untuk museum wayang..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s