Cerita lucu tentang Udang dari Samarinda

Waktu itu, saya berkesempatan untuk jalan-jalan ke Samarinda, Ibukota provinsi di Kalimantan Timur. Ini adalah jalan-jalan saya ke Samarinda untuk pertama kalinya. Saya tidak tahu, kenapa ada saja kekeliruan yang saya temui ketika berkunjung pertama kali ke rumah orang. Ceritanya, saya beserta 3 rekan yang lain, makan di sebuah restoran. Sang guide memberikan sebuah pencerahan, agar kita makan di sebuah restoran yang terkenal dengan sea foodnya. Waktu itu adalah hari terakhir kita di Samarinda.

Sang guide tentu saja akan memberikan tempat yang nyaman sekaligus menyenangkan untuk makan. Saya tidak terlalu mengingat nama tempat makan atau restoran itu, yang jelas, ketika saya ingin memesan makanan, saya tidak terlalu kaget, karena nama menu makanannya sudah sering saya dengar, bahkan sudah banyak yang pernah saya coba.
Nah, saya tertarik dengan sebuah menu, yang sebenarnya juga sudah pernah saya rasakan dan saya coba di rumah saya di jogja dan solo, yakni Udang Asam Manis. Sebenarnya ada makanan-makanan laut lain yang ingin saya coba, tapi situasi tidak memungkinkan. Ada beberapa ketakutan, antara lain: ketakutan untuk alergi apabila tidak cocok dengan jenis ikannya. Nah, kalau udang, saya tidak pernah alergi. Rasa asam manispun rasanya cocok bagi saya yang tidak terlalu suka dengan rasa pedas atau asin…

Semunya memesan udang, tapi bermacam-macam jenisnya: ada udang bakar, ada udang goreng, dan udang asam manis. Saya berpikir, kalau udang asam manis, biasanya, dicampur dengan kuah yang rasanya memang asam manis dengan jumlah udang yang banyak dan kecil-kecil. Tapi setelah menu makanan ini datang…
ALAMAK..
Si udang tersebut disediakan dalam 4 piring kami. Dan setiap piring.. bisa dibayangkan… tergeletak 3 udang yang super besar dan gedhe banget… Masya Allah… benarkah ini??? Udangnya gedhe-gedhe banget… Jadi kami memesan 12 udang besar yang ampun deh… besar-besar sekali… Kukira udangnya kecil-kecil dan dimasak dalam nuansa asem manis… Tapi ini bener-bener mengagetkan… Alamak..

Kami semua tertawa…dan terheran-heran. Wah, bisa-bisa uang di dompet habis cuma buat beli udang doank. Padahal, kami masih memesan sayuran, sup dan minumnya… Tapi ternyata, harga memang sesuai dengan rasa. Rasanya.. MUANTAPPP benar, semantap ukuran udangnya…Dagingnya banyak dan empuk banget deh… Nah, intinya, jika ingin makan di negeri orang, tolong deh ditanyakan dulu, bahkan kalau perlu lihat sendiri bentuknya. Supaya jangan salah lagi. Setelah makan, saya baru ingat, bahwa Samarinda dan Balikpapan memang terkenal juga dengan ikan-ikannya, jadi ya tidak heran kalo makanannya juga mantap-mantap. Kalau yang ini saya kasih:

Poin : 8 bintang untuk Udang Asam Manis di Samarinda (range 1 – 10)

Iklan

2 thoughts on “Cerita lucu tentang Udang dari Samarinda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s