DETIK-DETIK KECELAKAAN KERETA SENJA UTAMA

36 penumpang SENJA UTAMA SEMARANG tewas, puluhan luka-luka… (data KOMPAS, Minggu, 3 Oktober 2010).

Inilah kecelakaan kereta api terbesar sejak tahun 2001 di Indonesia.

(Cerita ini saya tulis, berdasarkan urutan waktu timeline di akun twitter saya @anwariksono). Follower menjadi melonjak 3 kali lipat semenjak peristiwa kecelakaan Kereta Senja Utama Semarang. Hanya untuk menegaskan, bahwa interaksi melalui dunia maya dan jejaring sosial, sekarang ini telah menjadi bagian dari proses edukasi citizen journalism yang cukup berdampak dalam dunia komunikasi kita)

Foto HEADLINE KOMPAS, MINGGU 2 OKTOBER 2010 (BAHANA PATRIA GUPTA)


***

JUMAT, 1 OKTOBER 2010

06.10 PM #Ebuset Hujan deres… Trus brangkatnya gmn nih?

Sore itu, hujan deras mendera Ibukota. Jam 6 sore, saya masih di rumah, di daerah Kebon Jeruk. Padahal saya harus berangkat ke SEMARANG naik kereta. Tak ada mobil yang bisa mengantar saya ke STASIUN PASAR SENEN. Tukang ojek langganan juga tiba-tiba membatalkan janjinya untuk mengantarkan saya ke stasiun dengan alasan hujan deras.

Kereta SENJA UTAMA SEMARANG yang akan saya naiki harus berangkat jam 19.20. Jika jam 18.30 hujan tetap turun deras dan tak ada yang bisa mengantarkan saya, keputusan terakhir adalah saya naik motor sendiri, dan menitipkannya di stasiun.

Dan benar, hujan masih terus turun. Keputusannya: naik motor sendiri ke stasiun PASAR SENEN

*

09:08 PM Tuhan…saya lapar sekali…. *turunkan roti manna dari surga ya Tuhan…

Sampai di PASAR SENEN jam 07.10. Mepet sekali. Saya tak sempat makan malam. Saya hanya membawa snack ringan. Minumpun saya tak membawa karena waktu terlalu sempit untuk membelinya. Perut saya sudah keroncongan. Untunglah, sahabat saya, Ivone Elisabeth Fernandez yang duduk bersebelahan membawa snack dan minuman. Itulah roti manna dari surga untuk perut saya. Terima kasih, von.

*

10:11 PM #sabda Barangsiapa yang lapar, dialah yang akan menanggung sakit perut dan mupeng… #yaeyalah #secara

Kereta penuh. Banyak yang tiduran di lorong-lorong jalan gerbong dan sambungan kereta. Menggelar kertas koran dan tidur di atasnya, karena tak mendapatkan tempat duduk.

Ini Jumat, seperti biasanya, bahwa hari Jumat adalah waktunya orang-orang yang bekerja di Jakarta, kembali ke kampungnya di Tanah Jawa (semarang, solo, jogja dan sekitarnya). Pantas ramai.

***

Snack ringan ternyata tidak mengatasi lapar di perut ini. Saya memutuskan membeli nasi goreng yang dijual di dalam kereta

“Mas, minta 1 nasi gorengnya…,”

“15 ribu….”

Nasi goreng biasanya dikemas di piring, tapi sekarang dibungkus dalam boks plastik. “kok ngga pakai piring ya? Ngga kaya’ biasanya…” Saya suka terlalu banyak protes.

Makan selesai.

*

Tidur…

Terbangun di Cirebon.

“Mijon… Mijon… Mijon…!!!!”

“Kua.. Kua.. Kua…!!!!!!”

“Nasi ayaaaaaaaaaaaam…….!!!!”

Tidur lagi

***

SABTU, 2 OKTOBER 2010….


LOKASI: MASIH DI KURSI 4A & 4B, GERBONG 3, KERETA API SENJA UTAMA SEMARANG

*

01:56 AM Bagaimana nasibmu @neng_dedeph ??? Baik-baik sajakah?

Masih sekitar jam 2 pagi. Saya terbangun. Mengambil HP dan mengecek twitter. Kereta berhenti di TEGAL. Jelas sekali kereta ini terlambat. Di tiket kereta tertulis bahwa kereta ini harusnya sampai di SEMARANG jam 3 pagi, tapi jam 2 baru sampai di TEGAL.

Gaduh, karena banyak pedagang makanan yang masuk ke gerbong.

Saya teringat teman saya Rosalia Devi (@neng_dedeph) yang harusnya duduk bersama kami. Di gerbong yang sama. Dia ketinggalan kereta SENJA UTAMA SEMARANG karena terjebak macet dan derasnya hujan di Jakarta. Devi memutuskan untuk naik kereta ekonomi menuju Semarang.

Saya memasukkan HP kembali kantong celana.

Tertidur kembali

dan…

*

02:47 AM Keretanya kecelakaan ni kayaknya…

02:49 AM Tiba-tiba #JEGER… seperti hantaman… Lampu mati dan barang2 jatuh berserakan. Ada apa kreta ini?

DUAAARRRRR!!! Tiba-tiba hantaman keras saya rasakan. Terbangun dengan jantung dag dig dug.

Langsung saya tebak, ini pasti kecelakaan. Perkiraan saya pasti keretanya menabrak mobil atau truk. Tapi tunggu…. Mengapa hantamannya sekencang ini? Lampu tiba-tiba mati. Semua orang dalam gerbong panik.

Beberapa detik kemudian. Lampu menyala kembali. Semua barang-barang berserakan. Ada handphone dan duit berceceran di bawa kaki saya. Untung, tas koper saya masih aman di atas. Miring dan hampir terjatuh. Tas ransel juga masih di atas. Makanan berserakan. Minuman terjatuh semua.

“Von, ini pasti kecelakaan…,” kata saya kepada Ivon.

Saya dan penumpang lain berhamburan keluar. Melihat apa yang sedang terjadi. Ivon saya suruh untuk tetap berada di tempat duduk. Menjaga barang bawaan kami.

*

02:55 AM Keretanya ditabrak… Sumpah, parah bgt…

OH MY GOD…!!! Ini bukan kecelakaan biasa… Yang saya liat pertama kali, ada gerbong yang keluar dari rel, dengan posisi terguling. Semua menatap pada ujung belakang kereta yang gelap.

Saya melihat plang biru di depan stasiun kecil, bertuliskan PETARUKAN. Ya Tuhan, ini di daerah mana? Nama yang asing. Saya tak pernah mendengar nama Kota ini.

*

03:09 AM Bener2 kecelakaan… 3 gerbong hancur. Kabarnya 2 gerbong meninggal smua… Ya Ampun Tuhan… Parah sekali…

Masih tetap menghidupkan twitter.

Desas-desus di antara para penumpang semakin mengacaukan hati. Ada apa ini? 3 gerbong katanya hancur. 1 gerbong paling belakang sudah tak ada kabarnya lagi. Remuk. Hancur berantakan. Ya Tuhan, ada apa ini sebenarnya? Saya masih tak tahu.

Saya mendengar, dari ujung belakang gerbong. Teriakan orang minta tolong. Tangisan dan jeritan. Tuhan, cobaan apa ini? Maafkan hambaMu. Saya tak kuat mendengar mereka berteriak-teriak.

Stasiun kecil PETARUKAN tiba-tiba digaduhkan dengan turunnya ratusan penumpang. Semua turun membawa barang-barang. Saya kembali ke dalam gerbong. Mengajak Ivon turun gerbong dan mengangkut barang bawaan kami karena sebentar lagi seluruh lampu gerbong akan dipadamkan.

Perasaan berkecamuk. Ini di mana? Ini ada apa? Bagaimana nanti saya ke Semarang? Apakah aku harus menelfon orang rumah? Apa yang harus saya lakukan?

Langsung teringat… saya punya rekan yang ada di gerbong 5. Mbak Betti dan Mbak Palma. Langsung saya masuk ke gerbong 5, menemui mereka. Syukurlah kami bertemu.

Tapi…

“War… Mas Agung… ada di gerbong 9? Mas Agung Yuwono HR Korporat Kompas Gramedia,” kata mbak Palma

“Ha???” Sontak saya kaget. Darah saya seakan turun sampai ujung kaki. Lemas mendengarnya.

“Iya… di gerbong yang hancur itu?”

“trus???”

“Tadi aku telfon…dia masih ngangkat, dan katanya masih terjepit dalam gerbong,”

“Ya ampun Tuhan…,

Tubuh saya semakin lemas. Tak kuasa menahan cerita naas ini. Bulu kudu saya langsung berdiri. Menahan dinginnya pagi, dan mendengar mini kisah yang tragis baru saja. Saya tak kuat menahan air mata. Saya memegang tangan Ivon. “Von, beruntung sekali… kita masih selamat…”

*

03:18 AM @masova Di Petarukan-Tegal. Gw lg di kereta Senja Semarang. Kecelakaan kreta. 3 gerbong hancur. Ditubruk ArgoAnggrek… Doakan yg meninggal.

Ivon masih berdiri di depan stasiun menunggu barang bersama dengan penumpang lain. Saya mencari informasi dan memberitahukan pada @masova tentang kecelakaan ini. Suasana masih amat panik. Sayapun larut dalam suasana panik. Saya masih tak tahu, dimana Petarukan itu letaknya. Saya tulis saja di Tegal. Sesuai ingatan saya bangun terakhir kali di Tegal, ketika banyak pedagang masuk ke gerbong saya. @masova yang meretwit status saya. Dan akhirnya tersebarlah dalam dunia maya, kecelakaan tersebut. Terima kasih @masova.

Saya baru sadar. Bahwa kereta yang saya tumpangi ditubruk oleh kereta Argo Anggrek (Jakarta-Surabaya) yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya. Desas-desus saat itu, kereta Argo Anggrek salah jalur, sehingga menubruk kereta Senja Utama Semarang yang kami tumpangi…

*

03:32 AM Sumpah! Saya ga kuat liat korbannya…

OH MY GOD!!! Tuhan, ampunilah dosa kami. Dalam hati.

Korban tewas belum bisa dihitung. Penduduk berhamburan keluar rumah dan berusaha membantu para penumpang.

Penumpang yang selamat, ada yang memilih untuk menjauh dari lokasi kecelakaan. Mereka bahkan menyewa ojek sepeda motor dadakan untuk diantarkan ke terminal terdekat, mendapatkan bis dan melanjutkan perjalanan. Saya tetap di lokasi kejadian.

*

03:45 AM Senja Utama Semarang ditabrak Argo Anggrek. Korban dievakuasi. Gerbong 7, 8, 9 sepertinya hancur berantakan. Terjadi 45 menit yg lalu

Kejadian mungkin sudah 1 jam. Tapi saya kira-kira saja, 45 menit yang lalu.

1 jam sudah saya berada di situ. Inilah informasi kecelakaan pertama yang saya sampaikan pada publik melalui twitter. Dan memang benar, gerbong 9 sudah hancur berantakan. Gerbong 8 terguling dan gerbong 7 rusak, meski masih ada di jalur rel.

*

(INFOGRAFIK KOMPAS 2 OKTOBER 2010)

03:55 AM Banyak yg msh kejepit d dlm kreta. Td SENJA berhenti di petarukan. Tiba2 dihantam dari blakang oleh Argo Anggrek, yg katanya salah jalur.

Mas Agung yang terjepit di kereta, belum kami temukan. Tetapi ketika ditelfon, mas Agung mengatakan sudah dievakuasi di rumah penduduk. Lega, kawan kami masih bisa ditelfon. Tapi tetap panik karena teriakan histeris, tangisan dan jeritan, terus terdengar. Masih banyak yang terjepit.

*

03:57 AM Ga bisa twit foto. Gelap. Ga keliatan apa2. Saya brada di 20 meter evakuasi. Ga bisa bantu evakuasi. Karna shock dan takut darah. Maaf.

Banyak yang meminta gambar. Terutama dari media massa. Saya pasang nomor HP saya dengan mention ke @kelakuan dari detikcom. Metro TV menghubungi saya. Saya hanya bisa melaporkan kejadian saat itu off air.

Di depan saya persis, terkumpul 5 mayat yang baru saja tewas. Langsung terpikirkan. Mereka berangkat bersama saya dengan riang gembira, sekarang tewas mengenaskan. Situasi mencekam. Sangat takut, melihat darah. Situasi diperparah dengan terbatasnya alat angkut jenazah dan korban. Termasuk lampu penerangan. Hanya bisa menggunakan senter dan alat sederhana untuk melakukan evakuasi.

*

04:02 AM Saya mendekat. Gerbong terakhir senja utama terbalik menjatuhi rumah penduduk. Kepala gerbong argo anggrek ancur. Evakuasi msh jalan

Saya beranikan diri untuk mendekat ke gerbong yang terbalik. Saya melihat atap rumah. Dugaan saya, rumah yang terjatuhi gerbong kereta juga ikut rusak. Saya menuliskan gerbong terakhir. Padahal yang terguling adalah gerbong 8. Sedangkan gerbong terakhir, yakni gerbong 9 sudah tak berbentuk. Hancur berantakan.

*

04:17 AM Semakin parah. Banyak korban SENJA tercantol di kepala kereta ARGOANGGREK. Evakuasi msh jalan. Belasan mayat diangkut.

OH MY GOD. Senter diarahkan ke kepala kereta Argo Anggrek. Banyak yang tewas dan tersangkut di kepala kereta Argo Anggrek yang menyeruduk kereta kami. Sangat mengerikan. Polisi, TNI dan warga ikut membantu. Ada yang naik di atas kepala kereta, membantu menurunkan korban yang meninggal. Saya melihat dengan jelas, ada yang meninggal sambil memegang gagang kursi depan. Terbujur kaku. Tuhan..ampunilah dosa kami, terimalah mereka di sisiMu. Hidup dan mati hanyalah milikMu.

*

04:18 AM Sbagian kereta Senja sdh diberangkatkan lg. Tp saya msh di Lokasi. Menunggu teman yg dievakuasi tp blum ktmu.

Kereta Senja Utama Semarang diputus hingga gerbong ke empat, dan diberangkatkan lagi. Mulanya saya ingin ikut pemberangkatan tersebut. Tetapi karena hati kecil saya tak tega meninggalkan Mbak Betti dkk, maka saya tetap menemani mereka sambil mencari Mas Agung yang sudah diselamatkan di rumah penduduk tapi belum kami temukan.

Saya membawa kamera SLR di tas. Saya tak berani mengeluarkannya. Terlalu sadis untuk memotret kejadian ini. Melihat darahpun, saya sudah lemas.

*

04:28 AM Saya meninggalkan lokasi. Dievakuasi bersama @ivone13 dan teman sy yg di gerbong 9. Menuju rumah sakit. Dievakuasi pk mobil polisi.

Di depan saya, ada mobil polisi. Tiba-tiba mbak Palma berteriak: “Itu mas Agung…!!”

Mas Agung sudah duduk di atas mobil polisi bersama dengan mas Ronny yang juga sesama penumpang di gerbong 9. Ternyata mereka terseret dan terpental dari gerbong.

Kami berenam (saya, Ivone, Mbak Betti, Mbak Palma, Mas Agung dan Mas Ronny) dievakuasi ke rumah sakit. Di sepanjang perjalanan, saya ditelfon dari TVOne untuk laporan langsung. Hawa dingin di Pemalang menembus kulit. Menambah kengerian perasaan saya saat itu. Kami berenam duduk di mobil polisi belakang. Ngebut.

*

04:59 AM Saya di rS. St maria pemalang. Ada 16 korban di sini. Mayat 5 orang.

Aroma nyinyir darah tercium.

Rumah sakit kecil ini setidaknya menampung 16 korban luka. Ada 5 orang yang sudah tewas dibawa ke RS St. Maria Pemalang ini. Mas Agung terpaksa hanya bisa duduk di luar. UGD penuh. Darah berceceran. Panik. Semua orang sibuk. Polisi dan TNI gotong royong mengangkut jenazah.

*

05.00 AM Saya sedang membantu sekretariat UGD, yg cm 1 orang. Lebih baik membantu administrasi, daripada melihat jenazah.

Saya tak kuat melihat korban kecelakaan di rumah sakit. Tenaga medis sangat kurang sebenarnya. Maklum, masih sangat pagi. Saya masuk di ruang sekretariat. Seorang Bapak nampak bingung mendata korban-korban yang masuk. Saya datang, mengeluarkan charger HP, saya pasang di situ. Itulah satu-satunya alat komunikasi saya. Beruntung masih ada sinyal, meski baterai sudah sangat menipis.

*

05:26 AM Live report TV ONE dan Metro TV. Silakan hub juga korban lain @ivone13 @fransispalma di gerbong 5 untuk konfirmasi info. Kami di st maria.

Dua stasiun TV mencoba menghubungi saya kembali untuk melaporkan kejadian. Banyak media yang kemudian menghubungi saya. Karena banyak sekali, saya lemparkan ke dua teman saya yang masih menemani mas Agung dan saya mencoba membantu administrasi di Rumah Sakit.

*

05:30 AM Saya brsama mas Agung Yuwono, HRD Korporat Kompas Gramedia. Sepertinya patah tulang, tp tidak diapa2kan…RS terbatas. Dia di gerbong 9

Berusaha mengkonfirmasikan kepada pihak Korporat untuk sekedar menginfokan. Mas Agung malah berkata: “Saya ngga terlalu parah.. biarlah yang parah dulu ditangani…” dalam keadaan sakit dan kaki yang membengkak, mas Agung masih bisa berkata demikian.

*

05:49 AM Jika ada yg ingin menghubungi RS st Maria no telfonnya 0284 321251 / 321426… Saya akan angkat tlfon bersama pak Mahmud

“Bapak namanya siapa?” tanya saya

“Pak Mahmud..” ucap si bapak yang menggunakan baju seragam biru. Seragam Rumah Sakit.

Nomor telfon RS saya sampaikan di twitter. Banyak yang merespon dan kemudian menelfon ke rumah sakit. Saya bertugas mengangkat telfon jika ada media yang mencari informasi. Ivon dan Mbak Betti menemani Pak Mahmud yang mendata korban. Mbak Palma masih menemani Mas Agung dan Mas Ronny.

*

06:07 AM Maaf mbak @genduti …. Aku batal datang ke pernikahanmu… *sedih #kecelakaan

Seketika itu juga, pikiran saya kacau. Bukankah saya mau ke Ambarawa untuk menghadiri pesta pernikahan kakak saya? Ya, Tuhan… Mengapa menjadi seperti ini?

Ah.. sudahlah..  keadaan ini sedang kacau…

*

06:10 AM Masih dr St maria… Total korban dirawat ada 21.. Yg meninggal 9 orang. *Tuhan, saya bersyukur msh diberi kesempatan menikmati udara pagi

Korban masih berdatangan. Ada yang masih hidup, tetapi ada yang sudah meninggal. Otak saya masih bingung. Sedih melihat dan merasakannya, tapi bercampur dengan rasa kelegaan. Saya masih diberi kesempatan untuk menikmati udara pagi di kota yang tak pernah saya jamah sebelumnya.

*

06:15 AM Jiwa wartawan lgsung keluar. Ambil kamera SLR dari tas… Onlinekan laptop…

Sepanjang tragedi, saya tak berani mengeluarkan kamera. Saya baru mengeluarkannya sekarang. Dan mengeluarkan laptop, menghidupkan akses internet yang (mudah-mudahan) bisa cukup kencang sinyalnya di kota asing ini.

*

06:38 AM Saya sempet meneteskan air mata. Tuhan masih mencintai saya. Memberikan anugerah kehidupan, dan boleh mengirup udara pagi yg indah

Sedih luar biasa. Tak bisa tergambarkan.

*

06:40 AM OK… Live report TV ONE now… lagi nunggu siaran… Saya akan informasikan secara detail dan ceritakan kronologisnya

Saya kembali ditelfon oleh TVOne untuk laporan langsung di APA KABAR INDONESIA pagi. Saya menceritakan secara detail kejadian yang saya alami di pagi yang naas itu.

*

06:46 AM Masih tetap ONLINE di Laptop. Saya ga akan kirim gambar foto di kamera. Terlalu mengerikan. *Etika jurnalistik… Ingat ya teman2 pers

Banyak media online yang meminta gambar. Saya meminta ivone untuk mengirimkan gambar melalui HP-nya, tapi bukan gambar korban yang sadis. Saya ingat, banyak media sekarang yang tidak etis dalam menampilkan gambar kekerasan atau kecelakaan dalam pemberitaan. Saya berusaha menghindari itu.

Dan inilah gambar yang dikirimkan itu. Gambar inilah yang pertama kali muncul di media online. Kompasdotcom, Detikcom dan Okezone

(foto: Ivone Fernandez)

06:48 AM Pak Mahmud masih bingung… Dibantu karyawan yg baru dateng. @ivone13 & @fransispalma masih bersama saya. Aman. Terus mengabarkan

Korban masih banyak yang dikirim ke St. Maria-Pemalang

*

06:50 AM Bukan wartawan. Tapi mantan wartawan. Konfirmasi korban Kereta Pemalang: Tlp RS St. Maria: 0284 321251 … RS Ashari: 0284 321614 …

“Mas @anwariksono wartawan?”

Sekarang saya bukan wartawan. Dua tahun lalu memang wartawan. Tetapi kemudian pindah di bagian riset, di Gramedia Majalah–Kompas Gramedia. Jiwa wartawan itu, yang mungkin masih melekat, sehingga banyak yang bertanya reportasenya tersusun dengan rapi.

*

07:00 AM http://yfrog.com/4jwoquj .. Suasana terakhir di St. Maria Pemalang. 1 korban masih hidup datang lagi.

saya kirimkan gambar suasana RS di pagi hari


07:06 AM #HALAHofTheDay … Sepur mandeg kok ditabrak…. *Tanya kenapa?

Masih terheran-heran. Mengapa kereta yang berhenti bisa-bisanya ditabrak dari belakang?

*

07:21 AM Puji Tuhan, karyawan RS sudah berdatangan. Korban tertangani. Mas Agung dibawa ke Semarang. Total meninggal di RS St Maria: 9 orang

Hati saya masih kacau. Apa yang sebenarnya terjadi hari ini? Semuanya bergerak cepat sekali. Masih seperti mimpi rasanya. Hal yang sama juga dirasakan teman-teman. Yang mengobati kelegaan, karyawan rumah sakit sudah mulai berdatangan. Mereka membantu menangani korban. Mas Agung sudah dijemput keluarganya dari Semarang. Puji Tuhan.

Data menunjukkan 9 orang meninggal. Itu hanya di RS St. Maria Pemalang.

*

07:29 AM http://yfrog.com/0m6agfj –> Fotonya mas Agung (kakinya bengkak), sepertinya ada patah tulang. Sudah dibawa ke Semarang baru saja

Foto ini yang akhirnya muncul di kompasdotcom.

Mas Agung Yuwono – CHR Kompas Gramedia dan Mbak Palma yang juga karyawan Kompas Gramedia Korporat

07:48 AM live report SONORA JAKARTA 92,0 FM…. dengerin ya….

Sonora memberikan kesempatan saya untuk menceritakan kronologis kejadian di sana.

*

07:57 AM Sudah saya sampaikan di SONORA Jakarta tentang pembenahan perkereta-apian di Indonesia… semoga tidak hanya berkata #prihatin

Saya diingatkan oleh kakak kelas saya di Australia, Mbak @irineyusiana, untuk menyampaikan pembenahan kereta api di Indonesia kepada pemerintah. Saya sudah menyampaikannya melalui media radio, seharusnya, pemerintah tanggap dalam mengatasi persoalan transportasi kita.

*

08:10 AM Yang masih teringat betul. Turun dari kereta yang lampunya mati. Saya pegang tangan @ivone13 dan berkata: “Kita masih selamat…”

Kejadian ini betul-betul mengerikan.

*

08:34 AM Terima kasih semuanya yg telah membantu korban kecelakaan. Saya sudah dalam mobil perjalanan ke Semarang. *masih deg-degan

*

08:48 AM Merinding baca TL sendiri…

Tuhan, Terima kasih, kami selamat. Berkatilah orang yang kurang beruntung di hari ini. Terimalah mereka dalam surgaMu. Amin

***

Status terakhir saya di FACEBOOK sebelum kecelakaan terjadi: (JUMAT, 1 OKTOBER jam 21.49)

Menuju Semarang… Sudah tak sabar menunggu hari esok… #semacam ada yang hilang dalam perjalanan. #Eh hatiku dicuri orang. #eaaa

Dan memang benar, ada yang hilang dalam perjalanan kami. Perjalanan naas menuju SEMARANG. Turut berduka cita sedalam-dalamnya, bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Hidup dan mati ada di tangan Tuhan. Dengan adanya tragedi ini, seharusnya pemerintah bisa memperhatikan situasi perkeretaapian di Indonesia. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Lebih dari 25 kali saya merinding, menuliskan kisah ini. Sungguh peristiwa yang tragis.

*

Catatan: Seharusnya judul tulisan ini adalah Saat Ajal Hampir Menjemputku (Bagian ke 3). Bagi yang belum pernah membaca, bisa dilihat di sini: Saat Ajal Hampir Menjemputku (Bagian 1) dan Saat Ajal Hampir Menjemputku (Bagian 2).

42 thoughts on “DETIK-DETIK KECELAKAAN KERETA SENJA UTAMA

  1. Saya ikut merinding bacanya :(

    Yang nulis juga ikut merinding. Hehehe… Pas hari kecelakaanpun, saya masih meraba tubuh, bahwa saya masih diberikan kesempatan untuk hidup.

  2. Alhamdulillah…Tuhan masih melindungi Mas dan teman2 Mas,

    Iya. Untunglah masih diberikan rahmat untuk hidup. Doakan, semoga kami selalu bisa menghargai kehidupan. Amin.

  3. Puji Tuhan teman-teman selamat :)
    Aku yo wedi baca postinganmu War >.<
    kok aku jadi takut balik ke Indonesia :(

    Jangan takut untuk balik ke Indonesia. Jangan ragu untuk menemuiku, aku masih hidup dan diberikan nafas oleh Gusti kok. Hehehehe… Ayo, kapan kita bertemu? Sudah bertahun-tahun kita tidak ketemu. Kapan balik ke Indonesia?

  4. Saya ikut follow mas dan minta foto :D
    Maafkeun…satu hal, naluri jurnalistik mas perlu diacungi jempol (sedikit out of konteks)…
    Salam kenal

    Hehehehe… Sama-sama mas. Naluri jurnalistiknya harus selalu dijaga. Biar suatu saat jika terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan seperti ini, kita bisa memberikan laporan yang bertutur. Terima kasih sudah follow ya….

  5. cerita yang benar2 menggugah hati, lengkap. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dalam hadapi cobaan…

    Ini cerita subyektif dari saya. Ya beginilah bentuk tulisan yang banyak dikata ‘Lebay’, tetapi namanya pengalaman hidup itu selalu indah untuk diceritakan, menggugah untuk dibagikan. Semoga keluarga korban juga bisa mendapatkan ketabahan… Amin.

  6. Syukurlah kamu gak papa.. Tuhan punya kehendak lain atas diri-MU.
    Aku salut kamu aktif mengupdate tweet. Sehingga, bisa membantu penyebaran informasi yang akurat.

    Halo, Mbak. Terima kasih atas doanya. Syukur saya selamat. Aktif di twitter memang untuk mengungkapkan isi hati. Tapi kadang juga menjadi media informasi yang cepat dan tepat.

  7. Ikut berduka sedalam-dalamnya utk para korban & keluarga yg ditinggalkan. Mungkin kita berkata, “Yahh.. mungkin sudah kehendak Yang Di Atas”.

    Mau naik apa aja, kalau sudah kehendakNya, takdir itu tidak terelakkan. Semoga tidak membuat trauma mendalam utkmu & penumpang yg lainnya.

    Yg pasti, mengutip twitterku kmrn malam: Jangan berhenti bermimpi, seakan kau akan hidup selamanya. Dan jangan berhenti berbuat baik, seakan kau akan mati esok.

    God bless you dear…

    Iya. Betul sekali, mbak. Mau naik pesawat, naik motor, naik kuda, kalau namanya sudah dipanggil oleh Bapa, ya mau tak mau harus rela meninggalkan dunia ini. Siapkah kita??? Kalimat statusnya bagus, memacu kita untuk maju dan terus berkembang. Semoga memang demikian hidup kita. Mari bersama-sama berbuat baik…

  8. aku juga jadi merinding war..
    salut buat kamu & ivon yang masih bisa membantu..

    Membantu tidak seberapa kok mbak Cinde. Yang penting kita selamat dan bisa bertemu di nikahannya Mbak Olin. hehehe…

  9. sungguh sesuatu yang memilukan , ini musibah dari allah
    tapi sebagai keadilan pejabat terkait harus bertangguang jawab.

    Amat sangat memilukan. Menangis rasanya. Harusnya pemerintah sadar akan buruknya transportasi kita. Ini bukan semata-mata soal masinis yang bersalah, tapi soal sistem yang kurang tertata dengan tepat.

  10. Salut buat Dikau, War! di saat-saat panik begitu masih sempet inget bantu orang (banyak)..

    Kalo buat aku, War, saat-saat berhadapan dengan “kematian” memang selalu bikin hati jadi sangat bersyukur dan teringat untuk mempercantik track record kehidupan, supaya kalo saatnya dipanggil nanti bisa dapet tempat terindah .. :)

    Temanku pernah bilang mbak. Orang yang pernah terkena musibah yang hampir merenggut nyawanya, biasanya dia akan lebih lembut dan menghargai kehidupan. Semoga kita tak harus terkena musibah dulu untuk bisa menikmati indahnya hidup ini dengan penuh syukur. Semoga di akhir hidupku nanti, memang ada tempat yang paling indah, yang disiapkan untukku…. Makasih mbak Ver…

  11. syukurlah war, dirimu, ivone, dan teman-teman selamat. semoga yang meninggal diterima di sisi Tuhan. Amin. hiiii….aku melu merinding baca tulisanmu ini.

    Terima kasih, ri. Syukur bener nih. Tuhan masih memberikan kesempatan hidup. Semoga yang meninggal diterima di sisi Allah Bapa…Aku juga merinding baca tulisanku sendiri. Hehehe…

  12. puji tuhan deh mas anwar, mbak ivon slamet.. moga2 melalui kejadian ini, sistem transportasi kita yang diperbaiki.. bukan yang laen laen yang gak penting seperti misalnya spa dan kolam renang di gedung dpr baru..

    viva vl

    Iya. terima kasih doanya. Sistem transportasi kita memang harus dibetulkan dan diperbaiki. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali. sebenarnya, ada apa dengan negara ini ya? negara kaya yang hanya menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak penting kayaknya…

  13. hi, salam kenal….
    dapet linknya dari seorang teman… maaf ya lancang mampir ke blognya…

    Tidak ada kata lancang untuk mampir ke blog saya. Justru diharapkan setia membaca cerita-cerita yang ada di sini. Semoga terinspirasi ya… Selamat membaca…

  14. mengerikan, dpt linknya dari tmn2 kantor
    sistem KA di indo memang bener2 parah dan harus dibenahi

    Betul sekali. memang harus segera dibenahi. Supaya semua lebih baik. Terima kasih atas kunjungan ke blog saya ya… Salam blogger…

  15. Anwar…
    pertama kali denger kabar ini dari orang-orang rumah… syukur puji Tuhan kamu selamat..
    aku merinding membaca posting ini…

    Aku salut, di saat-saat panik dan genting, kamu masih bisa membantu orang lain… thumbs up!!
    Semoga nggak ada kejadian serupa lagi.. mengerikan..

    Berkah Dalem, War…

    Berkah Dalem juga Mbak Na. Lama kita tidak bertemu. Yang baca aja merinding, apalagi yang ikut dalam gerbong itu. Wah, mengerikan sekali. Untung saja, saya selamat ya… Coba kalau tidak… pasti tak akan nulis di blog ini. Hehehe…

  16. wah.. aku ga ngerti juga mo ngapain kalo kejadian kaya gini.. puji Tuhan kamu dll selamet War.. semoga yang tidak selamat tetap diberkatiNya..

    Untunglah masih diberikan kekuatan untuk bisa membantu orang lain ya mas. Mungkin ini juga bagian dari karya tanganNya yang Agung. Puji Tuhan kami selamat. hehehe….

  17. hmmmm,,,,,Thx God banget kamu ivone dan kawan2 selamat semua….aku shock buanget pas dengeer berita subuh2…tabrakan kereta api senja utama menuju semarang oleh argo anggrek….langsung mak glegah aku tangi..kelingan kowe karo ivone war…kowe ta’telponi sibuk teruss..njuk aku nelpon si ivone..puji Tuhan kalian bae2 aja…..aku udah gak bisa tidur lagi…hikss..pengen nangis rasanya kalo keingatan kalian semua….

    ngeri banget war….hiksss……kasihan banget orang2 yang ingin berkumpul sama keluarganya…dibela2in pulang kampung pas wikend…hiksss…Semoga Tuhan menerima semua yang dipanggilNya disisiNya yah..Aminn…Turut berduka utk keluarga yang ditinggalkannya….

    salut ama kalian semua yang masih bisa membantu evakuasi korban….i’m proud to be your friend @anwariksono @ivone13

    Can’t wait to meet you….

    louph you and God Bless you….

    God loves you,

    Betcoymoetz

    Sampai sekarang masih syok bet? hehehe… Iya bet, ini kejadian yang memang sangat amat parah. Untunglah kita masih selamat. terima kasih atas segala perhatian dan rasa sayangmu pada kami. sebagai teman, nilai perhatian itu menjadi hal yang utama dan penting. Sangat memprihatinkan sekali, bagi keluarga mereka yang terpecah belah dan tidak bisa bertemu dengan keluarga. Mari kita doakan bersama-sama, bet… Tuhan Mencintaimu juga…

  18. Turut berduka..
    untuk mereka yang menjadi korban ketidakberesan managemen transportasi..
    Ikut merasa ngeri membaca tulisanmu.

    Sama, Mbak Sis. Saya juga turut berbelasungkawa. Semoga manajemen transportasi kita diperbaiki dan diperbaharui. Biar kelihatan maju, aman dan nyaman untuk para penggunanya….

  19. Tuhan masih menyayangimu…sama halnya ketika saya pernah kritis dan dokter sudah angkat tangan..tapi yang DI ATAS Yang Maha KUasa punya kehendak lain..syukuri apa yang sudah terjadi..buat para korban semoga arwahnya diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,..

    Hai Allaq, Tuhan menyayangiku. Kamu juga kan? hehehe… Kapan kamu kritis? Wah, kayaknya kamu harus banyak cerita ke aku nih. Kita memang harus bersyukur atas kehidupan. Kadang kita lupa, bahwa kita sudah diberikan berkah luar biasa untuk menikmati kehidupan ini. Sukses terus ya Kang Allaq. Ayo, main-main ke tempatku… ditunggu lho ya…

  20. Puji Tuhan…kamu masih d beri keselamatan…
    Aku baru tau berita ini tu sabtu siang…n aku langsung inget ceritamu kalo kamu ma beberapa temen VL 11 yang lain mo ke semarang…
    Ya pokoknya Amin lah dah selamat…semoga Tuhan bkenan mnerima arwah yang mninggal dan keluarga yg di tinggalkan di beri kekuatan…

    Itu keajaiban Tuhan Kun. Tanpa kuasaNya, mungkin aku juga sudah tak ada di dunia ini. Bersyukur dan terus bersyukur itulah kuncinya. semoga Arwah yang meninggal diterima di sisiNya. Mari kita berdoa bersama.

  21. Tiket keretane gak mbok pajang war?
    Sebagai remainder.. :P

    Itu, sudah saya tambahi gambarnya… Hehehehe…. Selamat menikmati gambar tiketnya deh, mas Andre.

  22. salam sejahtera,
    yg jls saya juga menyampaikan turut berduka cita.

    skedar berbagi aja mas,dari peristiwa tersebut jgnlah saling menyalahkan,alngkah lebih baik jika tetap d syukuri.hidup dan mati di tangan Tuhan dan kita tidak tahu itu…..

    suatu kehormatan bisa mengenal anda dan pernah bercanda bersama,puji syukur atas keselematan mas Anwar.

    berkah dalem mas Anwar

    Halo Bung Vento, lama kita tidak berjumpa ya. Hehehe.. Iya, kalau secara moral, saya sih harus memaafkan siapapun yang bersalah. Tapi yang namanya negara hukum, ya hukumnya tetap harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mungkin sistemnya yang lebih banyak diperbaiki (seharusnya). semoga besok-besok tidak ada kecelakaan yang serupa. Negara ini butuh sistem transportasi yang lebih bagus. Bukan begitu?????? Kalau soal mensyukuri hidup, harus kita lakukan setiap hari…

  23. Owalah dik, syukurlah kalian selamat..pagi pas di kasih tau lewat  sm si ivon aku jg sempet kepikiran dan gak konsen..syg aku gbs apa2 krn aku jg lg siap2 buat mengucapkan janji penting buat hidupku..tp aku ttp berdoa dlm hati kalian gak knp2..ndilalah kok yo meh teka ning acaraku tho yoo..tadinya aku jg gpp kalian gak dtg asal gak knp2..untunglah akhirnya kt bs ktm yaa dik :) Tuhan memang baik..

    Iya Mbak, Puji Tuhan, kami bersama-sama masih sempat datang. Meskipun agak telat dan tak bisa menghadiri di gerejanya. Tapi yang penting, doa kami semoga Mbak Olin dan Mas Doni, bisa langgeng terus ya… Masalah kecelakaan itu tidak perlu dipikirkan lagi, yang penting kami sudah selamat. Masih agak deg-degan sebenarnya, waktu datang ke pernikahan Mbak Olin. Aku sendiri masih ga minat buat makan… masih keder dan ndredeg.. hehehe… Tuhan itu memang baik… sangat amat baik…

  24. terima kasih untuk tulisannya. saya tak pernah sempat nonton TV. jadi berita terinci seperti ini bisa membuka mata saya tentang sebuah kejadian.

    Sama-sama. Kalau disuruh milih, saya juga ga mau masuk dalam kejadian yang menyedihkan ini. Lebih enak melihat di TV. Untungnya sih selamat. Jadi masih bisa bernafas sampai sekarang. Hehehe…. *Salam blogger….

  25. Merinding baca kronologis dr yg mengalaminya sendiri :(
    Turut berduka cita untuk semua korban kecelakaan

    Salam kenal mas anwar :D
    Saluut, dalam kondisi seperti itu masih bisa berpartisipasi dalam evakuasi

    Halo. Salam kenal juga. Terima kasih ucapannya. Kita doakan bersama-sama, agar para korban tewas mendapatkan ampunan dan bisa berada di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin

  26. aku baru baca ini,,, mengerikan sekali kalo liat ceritanya sedetail ini… tak terbayangkan kalo disana melihat dgn mata kepala sendiri. #turut berduka cita sedalam2nya bwt semua korban dan keluarga

    Hehehe… Iya. sangat mengerikan sekali. semoga arwah para korban diterima di sisiNya.. Amin..

  27. tobat om tobat… masih di kasih kesempatan tentunya untuk bertobat… heheehe… :)

    Yang jelas harus semakin menghargai kehidupan… ya kan??? hehehe….

  28. emm,, sorry, ikut comment,, cm aku jg ngeri baca and pertama kali denger beritanya..
    Aku sempet jg baca di okezone ada artikel ttg km and temen2mu yg ‘magang’ di RS.St.Maria.
    Oya, ttg mas Agung – HRD KKG –, jg sempet di greja Katedral, untuk ujub misa (selamat dr peristiwa petarukan)…
    err, km vanlith 11 ya, temennya wisnu? oya, salam kenal

    Oya, yg km live report di sonora jakarta, siapa penyiarnya saat itu?
    thx

    Iya, sangat mengerikan sekali kecelakaan itu. Untunglah Mas Agung sudah mendingan sekarang. Iya, saya angkatan 11, temennya Wisnu.

  29. Saya lihat foto2 DP di #Kaskus
    Sungguh mengerikan.

    Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa’afihi Wa’fuanhu
    Semoga Amal Ibadah para korban diterima di SisiNya

    Saya aja ga berani motret. Hehehe… Masih takut dan ngeri melihat kejadiannya..

  30. thanks mas ceritanya
    saya juga korban kecelakaan kereta api itu dan berada digerbong 9 tmpat duduk 9
    dan mungkin saya adalah salah satu korban yang selamat dari kecelakaan yang tragis itu…

  31. thanks mas ceritanya
    saya juga korban kecelakaan kereta api itu dan berada digerbong 9 tmpat duduk 9
    dan mungkin saya adalah salah satu korban yang selamat dari kecelakaan yang tragis itu…

  32. memang mengerikan sekali mas… pada saat itu juga saya ada di gerbong 4 senja utama. dan kebetulan sekali pada saat kejadian saya sedang turun dari kereta.. dan melihat persis bagaiman tabrakan itu terjadi….

    saya mengambil beberapa foto… ada di fb saya.

  33. fb saya .. coffemixal@yahoo.com

    pada saat tabrakan terjadi.. kereta sempat terdorong 100m.. dan lampu langsung padam. lalu saya lari mengejar kereta yang sempat terdorong… dan menuju ke tempat di mana saya duduk, lalu mengambil kamera.. dan berlari lagi ke gerbong paling belakang.. yang hancur tak bersisa. pada saat itu hanya mungkin ada 10 orang bersama saya…

    karna sebagian penumpang.. masih di dalam kereta.

  34. Saya adalah korban di gerbong maut no.9 (terakhir) , ceritanya mengingatkan kenangan saya dengan kejadian itu. Alhamdulillah biar hingga saat ini saya mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanan dan masih menjalani rawat jalan di RSPAD Gatot Subroto. Alhamdullilah saya bisa merasakan kecelakaan tersebut karena bagaimanapun juga itu kehendak Allah.

  35. Ping-balik: Kisah Tragis Kecelakaan Kereta 3 Tahun Silam | Catatan Perjalanan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s