sebenarnya orang jakarta itu siapa sih? yang mana asli jakarta? sudah tak bisa dibedakan lagi. Ini pengalaman yang paling menjengkelkan dengan kehidupan jakarta.
Setelah kepindahan kerjaku di GRAMEDIA Majalah di jalan Panjang Kebon Jeruk Jakarta Barat, aku memutuskan untuk lebih teratur dalam hidup. Pertama, aku harus menentukan saat dimana aku harus makan, aku harus istirahat, aku harus olahraga, aku harus bangun jam berapa, aku harus beres-beres kamarku, dan sebagainya. Itu benar-benar membuatku menjadi seorang robot. Bangun pagi, olahraga pagi, beres-beres kamar, persiapan berangkat, bekerja, makan malam, istirahat. Memang pola kerjanya berbeda ketika aq berada di GATRA sebagai reporter. Begitulah rutinitas tiap 5 hari dalam 1 minggu. INginnya menikmati Jakarta, tapi kenapa selalu gagal.
Tiap olahraga pagi, aku selalu keluar dari tempat tidurku jam 05.30 pagi. Dan pagi itu, kupikir sudah bisa membuatku cukup banyak menghirup segarnya udara yang akan masuk dalam tubuhku. KENYATAANNYA? Bangsat bener, Jakarta tak pernah menyediakan itu. Sepagi apapun aku lari di pagi hari, sepagi itu pula asap kendaraan mengepul, sampah-sampah dibakar, bau tengik dimana-mana, orang-orang wira-wiri dengan segala kesibukannya. Sama sekali tak ramah untuk pejalan kaki atau paling tidak, untuk olahraga pagi. Sepanjang 5-6 km aq berlari, Jalanan di Kebon Jeruk tak pernah menyediakan itu. F**K of Jakarta…
(credit foto: foto.detik.com)





































0 Tanggapan ke “hidup sial dot com JAKARTA”